KAB. CIREBON, (FC).- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Hilmy Rivai mengaku belum menerima informasi apapun terkait limbah medis yang dibuang di tepi Sungai Cipager, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Sabtu (19/11) kemarin.
Hilmy menjelaskan mengenai limbah medis tersebut baru diketahui ketika sejumlah media memberitakan soal temuan tersebut. Dikatakannya, limbah ini memiliki efek yang luar biasa dan bisa berakibat pada kesehatan lingkungan terdekat.
Oleh karena itu, dirinya menekankan agar monitoring limbah medis oleh Dinkes perlu di maksimalkan. “Harusnya limbah medis ini diantisipasi supaya tidak dibuang berserakan,” paparnya, Senin (21/11).
Setelah dirinya mendapatkan informasi mengenai limbah medis dari sejumlah media, dirinya kemudian memerintahkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengantisipasi limbah medis tersebut baik yang ada di puskesmas maupun yang ada di rumah sakit, termasuk dua rumah sakit milik daerah.
“Untuk limbah medis belum mendapatkan informasi secara utuh dari Dinkes dan sejauh ini hanya mendapat informasi dari media,” tegasnya.
Adanya dugaan dari DLH Kabupaten Cirebon mengenai limbah medis yang berasal dari Puskesmas. Hilmy menjelaskan, jika saat ini status puskesmas sedang menuju ke BLUD, maka secara intruksional masih gamang.
Bilamana sudah BLUD maka sudah tidak mesti di koordinasi oleh Dinkes dan harus diantisipasi secara mandiri oleh puskesmas sendiri, namun karena masih dalam proses ke BLUD maka ini menjadi tanggungjawab Dinkes yang mengkoordinasikan dengan seluruh puskesmas dalam rangka menangani limbah medis.
“Dinkes belum mengkoordinasikan dengan baik terkait limbah medis, karena untuk penanganan limbah medis ini sifatnya koordinatif dan semua pihak memiliki tanggungjawab namun monitoring dan evaluasi menjadi tugas Dinkes tetapi pelaksanaan penanganan terhadap limbah menjadi kewajiban puskesmas,” ucapnya.
Dari hasil pantauan di lapangan, meskipun sudah dilakukan pembersihan. Namun sisa limbah medis masih dijumpai di lokasi tersebut mulai dari jarum suntik, selang infus dan sejumlah botol obat-obatan. (Ghofar)
Discussion about this post