KUNINGAN, (FC).- Ruang kelas SDN Unggulan Kuningan berubah menjadi forum ilmiah mini saat siswa kelas VI mempresentasikan hasil penelitian mereka dalam kegiatan Sidang Presentasi Makalah (SIPRIMA).
Program tersebut menjadi inovasi pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kritis sejak usia dini.
Dengan mengenakan pakaian rapi, para siswa memaparkan makalah ilmiah hasil percobaan sederhana di hadapan dua penguji dan orang tua.
Mereka tidak hanya menyampaikan hasil penelitian, tetapi juga menjawab pertanyaan serta mempertahankan argumen secara logis.
Kepala SDN Unggulan Kuningan, Uus Susanto, mengatakan SIPRIMA dirancang untuk membentuk pola pikir ilmiah siswa melalui pendekatan sistematis dan aplikatif.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar menulis, tetapi juga belajar berpikir kritis, menganalisis, menyampaikan gagasan, dan mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di depan penguji,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4).
Ia menjelaskan, seluruh proses pembelajaran mengacu pada pendekatan ilmiah dengan tahapan 5M, yakni mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan.
Metode tersebut menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran sehingga mereka aktif mengeksplorasi dan membangun pemahaman melalui praktik langsung.
Kegiatan itu juga mendapat dukungan orang tua yang hadir memberikan motivasi kepada siswa.
Selain itu, acara dihadiri Ketua Komite Sekolah, Pengawas Sekolah, Koordinator Wilayah, serta Kepala Bidang Pembinaan SD sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi pendidikan tersebut.
SIPRIMA 2026 berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Di akhir kegiatan, seluruh siswa menerima apresiasi atas kerja keras dan keberanian tampil dalam forum ilmiah.
Program tersebut diharapkan menjadi langkah nyata menumbuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS), sekaligus membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan komunikatif sejak bangku sekolah dasar. (Angga)














































































































Discussion about this post