KOTA CIREBON, (FC).- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api di wilayah KAI Daop 3 Cirebon.
PT KAI memahami bahwa situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi pelanggan serta keluarga yang menantikan kabar.
Saat ini, petugas di lapangan terus melakukan upaya maksimal yang difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.
Demikian disampaikan Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin. Ia kuga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian ini. Gangguan tersebut menyebabkan terganggunya jadwal perjalanan kereta api.
“Kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan, saat ini proses evakuasi di lapangan sedang dilakukan oleh petugas dengan tetap mengutamakan keselamatan semua pihak” ujarnya, Selasa dinihari (28/4).
Dalam kejadian tersebut terdapat seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sementara itu, berdasarkan pembaruan data sementara hingga pukul 06.30 WIB, tercatat 7 orang meninggal dunia dan 79 orang mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit rujukan.
Lebih lanjut, Muhibbuddin mengatakan seluruh petugas terus bekerja maksimal melakukan penanganan secepat dan sebaik mungkin.
“Kami akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait kondisi terbaru di lapangan, serta terus melakukan pembaruan informasi kepada pelanggan,” ujar Muhibbuddin.
Adapun KA Jarak Jauh yang dibatalkan pada Tanggal 27 April 2026 malam
- KA 120B Gunungjati Relasi Gambir – Cirebon
KA 22 Argo Muria Relasi Gambir – Semarang Tawang
KA 76B Mataram Relasi Pasar Senen – Solo Balapan
KA 164 Gumarang Relasi Pasar Senen – Surabaya Pasarturi
KA 150 Singasari Relasi Pasar Senen – Blitar
KA 92 – 93 Jayabaya Relasi Pasar Senen – Malang
KA 64B Manahan Relasi Gambir – Solo Balapan
KA 258 Progo Relasi Pasar Senen – Lempuyangan
KA 30F Anjasmoro Relasi Gambir – Surabaya Pasarturi
KA 180B Tawangjaya Premium Relasi Pasar Senen – Semarang Tawang
KA Batal tanggal 28 April 2026
- KA 117B Gunungjati Relasi Cirebon – Gambir
KA 56F – 53F Purwojaya Relasi Cilacap – Gambir
KA 58F – 59F Purwojaya Relasi Gambir – Cilacap
KA 143B Madiun Jaya Relasi Madiun – Pasar Senen
KA 17 Argo Sindoro Relasi Semarang Tawang – Gambir
KA 75B Mataram Relasi Solo Balapan – Pasar Senen
KA 163 Gumarang Relasi Surabaya Pasarturi – Pasar Senen
KA 149 Singasari Relasi Blitar – Pasar Senen
KA 94 – 91 Jayabaya Relasi Malang – Pasar Senen
KA 61B Manahan Relasi Solo Balapan – Gambir
KA 257 Progo Relasi Lempuyangan – Pasar Senen
KA 29F Anjasmoro Relasi Surabaya Pasarturi – Gambir
KA 175 Menoreh Relasi Semarang Tawang – Pasar Senen
“Dari kejadian tersebut juga berdampak terhadap operasional KA di wilayah Daop 3 Cirebon, untuk sementara terdapat 6 KA tujuan Jakarta mengalami antrian dan keterlambatan 10 hingga 30 menit,” tandasnya.
KAI Daop 3 Cirebon akan terus memberikan informasi secara berkala mengenai perkembangan selanjutnya.
Pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.
Beberapa jam sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mendatangi lokasi kejadian. Dasco menyebut ada kemungkinan korban terus bertambah lantaran evakuasi masih berjalan.
PT KAI mengatakan sebanyak 79 penumpang KRL telah dibawa ke sembilan rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan duka dan permohonan maaf kepada pelanggan.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. (Agus)












































































































Discussion about this post