INDRAMAYU, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu tengah mengebut 11 proyek jalan dan jembatan di berbagai wilayah Indramayu.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, mengatakan, 11 proyek itu menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Indramayu yang pada tahun ini fokus dalam pembenahan infrastruktur.
Saat ini, menurut dia, 11 proyek perbaikan ruas jalan maupun jembatan tengah dikerjakan untuk mempermudah akses antarwilayah dan mendongkrak roda perekonomian daerah.
“Hingga pekan kedua Juni 2026, sedikitnya ada 11 proyek perbaikan jalan dan jembatan di Indramayu yang sudah berjalan,” kata Lucky Hakim, Rabu (10/6/2026)
Ia mengatakan, seluruh proyek pembenahan infrastruktur tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Indramayu, dan sepenuhnya menggunakan APBD 2026.
Di antaranya, jalan Sudikampiran – Gadingan dan jalan Gadingan – Segeran, Kecamatan Sliyeg, Jalan Sidodadi – Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, jalan Kapringan – Tegalmulya, Kecamatan Krangkeng, hingga perbaikan akses jalan yang menghubungkan Druntenwetan – Druntenkulon.
Selain itu, rekonstruksi jembatan Kertajaya – Cipedang, Kecamatan Bongas, dan pemeliharaan berkala Jembatan Krasak, Kecamatan Bongas yang ditargetkan rampung pada 16 Agustus 2026.
“Infrastruktur yang baik adalah fondasi bagi Indramayu untuk lebih maju, nyaman, dan sejahtera, sehingga proyek jalan desa hingga jembatan dipercepat demi peningkatan indeks kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujar Lucky Hakim.
Lucky meyakini, efek domino dari jalan yang mulus akan memotong biaya logistik, sehingga petani dan pelaku usaha semakin mudah dalam mendistribusikan hasil panen maupun produknya.
Ia mengakui, keseriusan pemerintah daerah memprioritaskan anggaran untuk sektor fisik itu didasari kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Indramayu yang membutuhkan kemudahan dan kelancaran mobilitas.
“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proyek ini demi memastikan program pemerataan pembangunan di Indramayu berjalan lancar tanpa hambatan,” kata Lucky Hakim. (Agus)







































































































Discussion about this post