HANGZHOU, (FC).- Sebuah basis percontohan nasional untuk aplikasi robot berwujud diluncurkan pada hari Sabtu di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang di Tiongkok timur, yang merupakan rumah bagi semakin banyak pembuat robot, termasuk Unitree.
Pangkalan Percontohan Nasional untuk Aplikasi AI yang Terwujud (National Pilot Base for Embodied AI Applications) memiliki lebih dari 130 robot yang beroperasi di lebih dari 30 skenario pekerjaan, mulai dari katering, ritel tanpa awak, dan pertunjukan acara hingga inspeksi saluran listrik, pemetikan buah, dan operasi pengeboran bawah tanah.
“Pangkalan percontohan ini bertujuan untuk mengembangkan platform yang mendorong kolaborasi mendalam dengan perusahaan robotika di seluruh negeri, serta perusahaan hulu dan hilir dalam rantai industri, untuk mengubah keunggulan masing-masing menjadi kekuatan terintegrasi,” kata Li Xingteng, wakil manajer umum Hangzhou Embodied Intelligence Pilot Base Technology Co., Ltd., operator pangkalan tersebut.
Li mencatat bahwa saat ini, teknologi robotika dan rantai industri masih sangat terfragmentasi, dengan beberapa perusahaan unggul di bidang-bidang tertentu seperti kontrol gerak atau pembuatan manipulator cerdas.
Basis percontohan ini dapat mendorong kolaborasi dan pengembangan terkoordinasi di seluruh bidang kecerdasan buatan, katanya.
Pengembangan robot humanoid mewakili pergeseran penting kecerdasan buatan (AI) dari dunia virtual ke aplikasi dunia nyata.
Teknologi ini dengan cepat berpindah dari laboratorium Tiongkok ke produk industri, yang diidentifikasi dalam Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok (2026-2030) sebagai industri masa depan yang membutuhkan pandangan strategis ke depan.
Hangzhou sendiri telah mengumpulkan lebih dari 700 perusahaan dalam rantai industri robotika berwujud, menghasilkan nilai output sebesar 106,8 miliar yuan (sekitar 15,68 miliar dolar AS) pada tahun 2025.
Kota ini sekarang menyumbang lebih dari 80 persen perusahaan robot berkaki empat di Tiongkok dan lebih dari 50 persen perusahaan robot humanoid.
“Kami bertujuan untuk mendorong terobosan dalam robotika Tiongkok di berbagai tingkatan, termasuk chip dasar, sistem operasi, dan alat pengembangan, untuk menumbuhkan keunggulan ekosistem dalam kecerdasan yang terwujud,” kata Li, dikutip dari Xinhua pada Minggu (17/5).
Wang Yaonan, anggota Akademi Teknik Tiongkok dan anggota komite akademik basis nasional, mengatakan bahwa kombinasi terobosan teknologi yang berkelanjutan dan peningkatan ekosistem industri yang terus-menerus akan memicu inovasi yang lebih besar dalam kecerdasan terwujud dan robotika. (red/FC)










































































































Discussion about this post