KOTA CIREBON, (FC).- Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) terus memperkuat langkah internasionalisasi pendidikan melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia.
Program ini menjadi bagian dari International Inbound Mobility Programme yang digelar oleh Universiti Utara Malaysia (UUM) dan Universiti Sains Malaysia (USM) pada 9–17 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi mahasiswa UGJ untuk memperluas pengalaman akademik sekaligus mengimplementasikan pengabdian masyarakat dalam skala global.
Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UGJ, Dr. Ipik Permana, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen kampus dalam membangun sumber daya manusia unggul yang siap bersaing di tingkat internasional.
Mengusung tema “Merangka Peradaban Global melalui Kelestarian Ilmu (MPGKI)”, KKN Internasional ini dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas negara yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas akademik, kepemimpinan, serta pengembangan perspektif global mahasiswa.
“Mahasiswa tidak hanya mengikuti kegiatan akademik di kampus, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi lintas budaya dan kunjungan ke berbagai institusi pendidikan di Malaysia,” ujar Dr. Ipik kepada wartawan Selasa (24/2/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, UGJ juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan UUM dan USM sebagai langkah memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi ini diharapkan membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antarperguruan tinggi Indonesia dan Malaysia.
Selain kegiatan akademik, mahasiswa UGJ mengikuti program pertukaran budaya Indonesia–Malaysia. Kegiatan ini menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya nusantara sekaligus memahami nilai-nilai budaya masyarakat Malaysia.
“Interaksi lintas budaya tersebut memperkuat sikap toleransi, saling menghormati, serta pemahaman terhadap keberagaman di kawasan Asia Tenggara,” terangnya.
Dalam aspek pengabdian masyarakat, mahasiswa UGJ bersama mahasiswa UUM melaksanakan program pemberdayaan di Kampung Tengah Warna-Warni, Negeri Perlis.
Berbagai kegiatan difokuskan pada peningkatan kualitas lingkungan dan partisipasi sosial masyarakat. Kehadiran mahasiswa mendapat respons positif dan menjadi pengalaman berharga dalam membangun empati serta kepedulian sosial.
Pengabdian juga dilaksanakan di Desa Mesjid melalui kolaborasi dengan mahasiswa USM. Program ini mencerminkan semangat kolaboratif antarperguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas sosial, edukatif, dan pemberdayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan warga setempat.
Tidak hanya mahasiswa, dosen Fakultas Kedokteran (FK) UGJ turut berperan aktif melalui kegiatan guest lecture dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Selama dua hari, tim dosen melaksanakan sosialisasi kesehatan di Desa Mesjid dengan fokus pada edukasi pencegahan penyakit dan peningkatan kesadaran pola hidup sehat.
Melalui rangkaian kegiatan KKN Internasional ini, mahasiswa UGJ memperoleh pengalaman komprehensif yang mengintegrasikan pembelajaran akademik, penguatan karakter, serta praktik pengabdian di lingkungan internasional.
“Pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga membentuk pola pikir global yang adaptif terhadap dinamika sosial dan budaya,” jelasnya.
UGJ berharap, KKN Internasional ini mampu melahirkan mahasiswa berdaya saing global, berwawasan luas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan ilmu, UGJ terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi lokal, tetapi juga berkontribusi nyata dalam membangun peradaban global,” pungkasnya. (Agus)










































































































Discussion about this post