KUNINGAN, (FC).- Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Senin (23/3) sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden maut ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy tanpa nomor polisi dengan sebuah bus Hino bernomor polisi R-7068-OT.
Dua pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor tersebut, ATP (21), warga Desa Cikeusal, Kecamatan Cimahi, dan ASG (21), warga Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
ATP yang merupakan pengemudi motor mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki, dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara ASG, yang dibonceng, sempat mendapatkan perawatan di RSUD Linggajati sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pengemudi bus Hino, YS (52), warga Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu, dilaporkan hanya mengalami luka ringan di bagian kening dan bahu.
Setelah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat, ia diperbolehkan pulang.
Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan IPTU Sri Martini menjelaskan, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dari arah Kramatmulya menuju Cilimus.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil jalur kanan. Namun pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang kendaraan bus Hino, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar IPTU Sri Martini.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena pengendara kurang berhati-hati saat mendahului dan tidak memastikan kondisi aman dari arah berlawanan.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.
Petugas Satlantas Polres Kuningan yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, tidak memaksakan mendahului dalam kondisi yang belum aman, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara di malam hari.
“Keselamatan adalah yang utama. Pastikan kondisi aman sebelum mendahului dan patuhi aturan lalu lintas,” tegas IPTU Sri Martini.(Angga)











































































































Discussion about this post