KOTA CIREBON,(FC).- Sasana tinju Bara Boxing Club Cirebon kembali menunjukkan taringnya di level regional. Dalam ajang Boxing & Ultimate Striking Piala Gubernur Aing yang digelar di GOR Saparua, Bandung, Minggu (3/5) kemarin, tim ini sukses memborong lima medali emas dari total tujuh atlet yang diturunkan.
Ketua Pertina Kota Cirebon yang juga owner Bara Boxing Club, Subagja mengaku bangga atas pencapaian tersebut. Ia menilai, hasil ini merupakan buah dari kerja keras para atlet yang menjalani latihan intensif serta disiplin tinggi dalam mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan.
“Alhamdulillah, dari tujuh atlet yang kami turunkan, lima berhasil meraih medali emas. Ini hasil yang sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa pembinaan yang kami lakukan berjalan di jalur yang tepat,” ujarnya.
Tujuh atlet yang mewakili Bara Boxing Club dalam ajang tersebut yakni Keisha Azzahra (54 kg women), Arya Rangga (54 kg elite man), Ainun Najihan (64 kg elite women), Aaisy Yaskur (71 kg man), Muhammad Ryan Dika (63,5 kg elite man), Rhio Airlangga Afendi (67 kg elite man), serta Alvin Ramadhana (92+ kg elite man).
Dari nama-nama tersebut, lima atlet sukses naik podium dan mempersembahkan medali emas bagi Kota Cirebon. Sementara dua atlet lainnya, yakni Keisha Azzahra dan Alvin Ramadhana, belum berhasil meraih gelar juara meski telah menunjukkan performa yang cukup kompetitif di atas ring.
Subagja menjelaskan, kejuaraan ini diikuti oleh berbagai sasana tinju dari sejumlah daerah di Jawa Barat, sehingga persaingan berlangsung ketat di setiap kelas yang dipertandingkan.
Namun, lanjut Subagja, mental bertanding dan strategi yang matang menjadi kunci keberhasilan para atlet Bara Boxing Club.
“Persaingan sangat ketat karena diikuti petinju-petinju terbaik dari berbagai daerah. Tapi anak-anak mampu tampil percaya diri dan menjalankan strategi dengan baik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan capaian ini tidak membuat pihaknya cepat berpuas diri. Justru, hasil ini akan dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas latihan, teknik, serta daya tahan fisik para atlet agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan nasional.
Selain itu, Bara Boxing Club juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan atlet usia dini sebagai investasi jangka panjang bagi perkembangan olahraga tinju di Kota Cirebon. Menurutnya, regenerasi atlet menjadi hal penting agar prestasi dapat terus berkelanjutan.
“Kami akan terus fokus pada pembinaan, termasuk mencari bibit-bibit muda potensial. Harapannya, ke depan semakin banyak atlet Cirebon yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ungkapnya.
Subagja juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga tinju di Kota Cirebon. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kota Cirebon Andrie Sulistio dan Ketua KONI Kota Cirebon M. Handarujati Kalamullah.
“Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengharumkan nama Kota Cirebon melalui olahraga tinju,” katanya.
Dengan torehan lima medali emas ini, kata Subagja, Bara Boxing Club Cirebon semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu kekuatan potensial dalam dunia tinju di Jawa Barat.
“Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk menekuni olahraga tinju secara serius dan berprestasi,” pungkas Subagja. (Agus)














































































































Discussion about this post