KAB.CIREBON, (FC).- Sebanyak 565 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Lemahabang resmi menerima Surat Keterangan Lulus (SKL) dalam kegiatan pelepasan yang digelar Senin (4/5).
Kegiatan mengusung tema “Generasi Mandiri, Berakhlak Mulia & Inovatif” dan diikuti siswa dari tiga jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Kepala SMK Muhammadiyah Lemahabang, Mohamad Ruspandi, menegaskan lulusan SMK harus memiliki kesiapan mental, keterampilan, serta akhlak dalam menghadapi persaingan global.
“Lulusan harus siap kerja, siap kuliah, dan tetap menjaga akhlak. Jadilah generasi mandiri dan inovatif,” ujarnya.
Sebagai SMK Pusat Keunggulan binaan industri, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Seminar Yamaha yang membahas perkembangan teknologi otomotif, peluang kerja, serta wirausaha bengkel, khususnya bagi siswa jurusan TSM dan TKR.
Tak hanya fokus pada kelulusan, sekolah juga menghadirkan berbagai layanan gratis bagi masyarakat dan alumni, seperti servis sepeda motor, pembuatan SKCK, pembuatan kartu kuning bagi pencari kerja, bazar makanan oleh siswa, serta donor darah.
Menurut Ruspandi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis praktik sekaligus bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga langsung melayani masyarakat sesuai kompetensinya,” katanya.
Berdasarkan data sekolah, sekitar 45 persen lulusan telah terserap dunia kerja sebelum pembagian SKL. Sementara sisanya melanjutkan pendidikan, berwirausaha, maupun mengikuti program magang ke luar negeri.
Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, yang hadir mewakili Bupati Cirebon, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap lulusan SMK agar siap terjun ke dunia kerja.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi inovatif, kreatif, dan siap menghadapi dunia kerja. Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen memfasilitasi penyerapan tenaga kerja guna menekan angka pengangguran di Kabupaten Cirebon.
“Harapannya, lulusan SMK ini benar-benar siap kerja dan bisa langsung terserap di dunia industri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan adanya surat edaran bupati terkait mekanisme rekrutmen tenaga kerja agar berjalan transparan tanpa praktik transaksional.
Dengan dukungan fasilitas praktik yang memadai serta peluang kerja sama industri, seperti dengan Yamaha, lulusan diharapkan mampu langsung terserap di dunia kerja sesuai kompetensinya.
Kegiatan ditutup dengan pembagian SKL oleh wali kelas kepada para siswa. (Nawawi)











































































































Discussion about this post