KUNINGAN, (FC).- Program Studi (Prodi) S1 Farmasi Fakultas Farmasi, Kesehatan, dan Sains (FFKS) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) resmi meraih akreditasi unggul, predikat tertinggi dalam penilaian mutu pendidikan tinggi kesehatan di Indonesia.
Capaian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) Nomor 0239/LAM-PTKes/Akr/Sar/IV/2026, yang berlaku mulai 25 April 2026 hingga 25 April 2030.
Rektor UM Kuningan, Wawang Anwarudin menyatakan raihan tersebut menjadi bukti komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan, khususnya di bidang farmasi.
“Akreditasi Unggul ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi bukti nyata komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan dan mencetak lulusan farmasi yang kompeten serta berdaya saing,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan fakultas, program studi, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), hingga tim taskforce yang terlibat dalam proses akreditasi.
Capaian ini sekaligus menjadi langkah strategis bagi pengembangan institusi, terutama dalam rencana pembukaan Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA). Akreditasi Unggul pada jenjang sarjana menjadi salah satu syarat utama untuk membuka program profesi tersebut.
“Dengan raihan ini, peluang membuka PSPPA semakin terbuka. Kami ingin menghadirkan jalur pendidikan yang komprehensif bagi calon apoteker, dari sarjana hingga profesi dalam satu ekosistem kampus,” katanya.
Selain itu, prestasi ini diharapkan menjadi pemacu bagi seluruh unit di lingkungan kampus untuk terus berinovasi, khususnya dalam pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor menegaskan, Akreditasi Unggul merupakan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
“Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berkembang. Kami berkomitmen agar lulusan UM Kuningan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat dan pembangunan bangsa,” pungkasnya.
Dengan capaian ini, Prodi S1 Farmasi UM Kuningan tidak hanya menorehkan prestasi, tetapi juga membuka peluang penguatan pendidikan farmasi terintegrasi, termasuk menghadirkan program profesi apoteker di masa mendatang. (Angga)











































































































Discussion about this post