TEHRAN, (FC). – Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran mengatakan bahwa respons militer terhadap serangan angkatan laut Amerika terhadap kapal kontainer Iran Touska di Teluk Oman telah ditunda untuk memastikan keselamatan keluarga para awak kapal.
Dalam pernyataan yang dirilis pada hari Senin, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia mengumumkan bahwa, menyusul agresi terang-terangan oleh komando teroris AS terhadap kapal dagang Iran di perairan Laut Oman, Angkatan Bersenjata Iran telah siap untuk memberikan respons yang tegas.
Namun, disebutkan bahwa karena adanya sejumlah anggota keluarga awak kapal di atas kapal, tindakan operasional Iran ditunda untuk melindungi nyawa dan keamanan mereka, yang terus-menerus terancam.
Pernyataan itu menambahkan bahwa setelah keselamatan keluarga dan anggota kru sepenuhnya terjamin, Angkatan Bersenjata Iran akan melakukan tindakan.
Dilansir dari Tasnim pada Senin (20/4), Angkatan Laut AS menyerang kapal kontainer Iran, Touska, pada Minggu malam saat kapal tersebut berlayar dari China ke Iran, dan kemudian mengambil alih kendali kapal tersebut.
Komando Pusat AS mengklaim kapal itu sedang menuju pelabuhan Bandar Abbas di Iran dan menuduh bahwa kapal tersebut mengabaikan peringatan berulang kali selama enam jam untuk mengosongkan ruang mesinnya.
Presiden AS juga menyatakan bahwa pasukan AS menghentikan kapal tersebut dengan “membuat lubang di ruang mesinnya.”
Menyusul serangan itu, pasukan militer Iran melancarkan serangan pesawat tak berawak ke arah beberapa kapal militer AS di daerah tersebut sebagai balasan.
Perkembangan ini terjadi di tengah kebuntuan di Selat Hormuz, titik rawan bagi pengiriman sekitar seperlima minyak dunia, di tengah ancaman blokade AS terhadap kapal-kapal yang menuju dan dari pelabuhan Iran.***









































































































Discussion about this post