KUNINGAN, (FC).- Kasus dugaan pencatutan identitas yang menyeret nama guru honorer di Kabupaten Kuningan, Rizal Nurdimansyah, memasuki babak baru.
Setelah melaporkan adanya mobil mewah jenis Ferrari senilai Rp4,2 miliar yang tercatat atas namanya, Rizal justru mencabut laporan sehari setelah pengaduan dibuat.
Pencabutan laporan tersebut dibenarkan pihak Polres Kuningan. Kasat Reskrim Polres Kuningan, Abdul Azis, mengatakan laporan telah ditarik pelapor, namun alasan pencabutan belum diketahui.
“Iya betul, cuma kita belum panggil lagi alasannya,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (19/4).
Sebelumnya, Rizal mendatangi Polres Kuningan pada Kamis (16/4) untuk melaporkan dugaan pencatutan identitas.
Ia mengaku terkejut setelah mengetahui satu unit mobil Ferrari dan sepeda motor terdaftar atas namanya di Samsat, padahal dirinya tidak pernah memiliki kendaraan tersebut.
Rizal menyebut kendaraan pribadi yang dimilikinya hanya satu unit Toyota Kijang Innova.
Temuan itu sempat menjadi perhatian publik karena dinilai berpotensi menimbulkan implikasi hukum, termasuk kewajiban pajak kendaraan bernilai tinggi yang tercatat atas namanya.
Namun, sehari setelah laporan dibuat, Rizal memutuskan mencabut pengaduan tersebut. Keputusan mendadak itu memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat terkait perkembangan sebenarnya dari kasus tersebut.
Di sisi lain, beredar informasi adanya dugaan perdamaian antara Rizal dengan pihak yang disebut sebagai pemilik kendaraan Ferrari tersebut.
Bahkan muncul kabar adanya pemberian sejumlah uang sebagai kompensasi. Namun informasi itu belum mendapat konfirmasi resmi dari pihak terkait maupun kepolisian.
Hingga kini, pihak kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut apakah kasus tersebut akan tetap ditelusuri atau berhenti setelah laporan dicabut pelapor. (Angga)










































































































Discussion about this post