KAB.CIREBON,(FC),- Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga di Blok Kemaen RT 002 RW 008, Desa Buyut, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Sabtu malam (21/2).
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta. Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh warga bernama Akmadi sekitar pukul 21.10 WIB.
Api diketahui dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah yang sebagian besar berbahan kayu.
Mendapat laporan tersebut, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cirebon langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan pihaknya mengerahkan empat armada pancar dari tiga sektor, termasuk bantuan dari Sektor Weru dan Sektor Palimanan.
“Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi,Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.30 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga pukul 23.59 WIB. Setelah dipastikan situasi aman, seluruh personel kembali ke sektor masing-masing untuk melaksanakan siaga” ujarnya
Eno menambahkan, berdasarkan keterangan warga, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian tengah rumah.
Kondisi bangunan yang merupakan rumah lama dengan dominasi material kayu membuat api cepat menjalar ke bagian belakang dan samping hingga menghanguskan seluruh isi bangunan.
“Sejumlah barang berharga seperti televisi, kulkas, tempat tidur, serta berbagai perabot rumah tangga lainnya turut terbakar. Luas bangunan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 700 meter persegi” ungkapnya
Selain petugas Damkar, unsur TNI-Polri dan perangkat desa setempat juga turut membantu pengamanan dan penanganan di lokasi kejadian.
Kendala utama yang dihadapi petugas adalah keterbatasan sumber air.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. (Johan)










































































































Discussion about this post