KOREA SELATAN, (FC).- Sebuah drone lepas landas dari Pelabuhan Geumneung, Pulau Jeju, membawa sekotak ayam goreng dan perlengkapan rumah tangga.
Setelah menempuh jarak sekitar 3 kilometer melintasi laut, drone mendarat di lahan kosong dekat dermaga Pulau Biyang.
Paket kemudian diambil oleh robot otonom berbentuk persegi panjang yang menavigasi lorong sempit pulau vulkanik hingga mencapai penerima.
Seorang penduduk setempat mengambil pesanan tersebut, memberikan gambaran sekilas tentang uji coba pengiriman tanpa awak sepenuhnya.
Dilansir dari laman Korean Times pada Selasa (28/4), adegan dari Jeju ini menunjukkan seberapa jauh kemajuan upaya pengiriman menggunakan drone yang didukung pemerintah.
Badan Antariksa Korea (KASA) dan Institut Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (ETRI) mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah menyelesaikan sekitar 80 uji coba pengiriman drone selama bulan lalu.
Inisiatif bersama ini bertujuan untuk membangun sistem pengiriman drone-robot untuk penggunaan sehari-hari dalam waktu lima tahun.
Berbeda dengan drone komersial pada umumnya yang hanya mampu membawa sekitar 3 kilogram, drone yang diuji di Jeju memiliki kapasitas hingga 40 kilogram.
Dalam uji coba, drone mengangkut berbagai barang, mulai dari karung beras 10 kilogram, dumbel, makanan, hingga kebutuhan sehari-hari. Pengiriman dilakukan ke 56 lokasi di Pulau Biyang, termasuk rumah warga dan restoran.
Ekspansi pengiriman menggunakan drone secara tradisional menghadapi hambatan regulasi terkait keselamatan penerbangan, risiko kecelakaan, dan masalah privasi, sehingga menyulitkan sektor swasta untuk menjalankannya secara independen.
Selain itu, penerbangan di atas permukiman membutuhkan persetujuan masyarakat dan penanganan keluhan warga.
KASA berhasil mengatasi hambatan ini dengan berkolaborasi erat dengan pemerintah daerah untuk mengamankan persetujuan penerbangan dan kesepakatan komunitas untuk operasi di Jeju.
“Ini akan menjadi katalis untuk mewujudkan layanan pengiriman tanpa awak yang merevolusi logistik,” kata Administrator KASA Oh Tae-seog, seraya berjanji untuk mengkomersialkan layanan domestik dalam waktu lima tahun.***












































































































Discussion about this post