MAJALENGKA, (FC).- Pemerintah Kabupaten Majalengka terus mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pada Juni 2026, ada lima ruas jalan strategis mulai memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan.
Plt Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Majalengka, Albi Paramasatya, mengatakan ruas jalan yang akan segera ditangani dan memiliki panjang penanganan cukup signifikan meliputi Jatiwangi–Wanasalam, Jalan Lingkar Utara, Gunungsari–Sukaraja, Gandu–Panongan, serta Ciomas–Simpereum.
“Untuk ruas jalan yang segera dilaksanakan dan memiliki panjang penanganan cukup besar yaitu Jatiwangi–Wanasalam, Jalan Lingkar Utara, Gunungsari–Sukaraja, Gandu–Panongan, dan Ciomas–Simpereum. Seluruhnya mulai dilaksanakan pada bulan Juni 2026,” kata Albi, Rabu (10/6).
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Majalengka, Agus Permana, menegaskan bahwa pelaksanaan proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Pembangunan dan peningkatan jalan merupakan program prioritas yang terus kami laksanakan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Infrastruktur yang baik akan berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta mendukung aktivitas ekonomi di daerah,” kata Agus.
Menurutnya, DPUTR terus mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka.
Di sisi lain, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar, menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi.
“Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi dirasakan oleh seluruh masyarakat Majalengka. Karena itu, peningkatan kualitas jalan terus menjadi perhatian pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Eman.
Melalui penanganan lima ruas jalan strategis tersebut, Pemkab Majalengka berharap konektivitas antarwilayah semakin kuat, akses masyarakat semakin mudah, serta mampu mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai kecamatan.
Lima ruas jalan yang mulai ditangani pada Juni 2026, yakni: Jatiwangi – Wanasalam, Jalan Lingkar Utara, Gunungsari – Sukaraja, Gandu – Panongan, dan Ciomas – Simpereum. (Munadi)












































































































Discussion about this post