KAB.CIREBON, (FC).- Seorang penjahit atau tukang vermak di Kelurahan Sendang, Kabupaten Cirebon, diamankan petugas setelah diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, Jumat (29/5) malam.
Peristiwa tersebut sempat memicu kerumunan warga di sekitar lokasi usaha terduga pelaku. Kericuhan bermula saat keluarga korban mendatangi terduga pelaku untuk melakukan mediasi terkait dugaan kasus tersebut.
Namun, kedatangan keluarga korban diketahui warga sekitar hingga memicu kegaduhan dan menarik perhatian masyarakat. Sejumlah warga bahkan sempat berupaya memasuki lokasi.
Salah seorang warga, Fazrien, mengatakan situasi awalnya masih berlangsung kondusif. Saat itu, pihak keluarga korban, terduga pelaku, perangkat Kelurahan Sendang, serta beberapa warga tengah berupaya mencari penyelesaian melalui mediasi.
“Awalnya masih kondusif. Ada pihak kelurahan juga yang mencoba melakukan mediasi,” ujarnya.
Suasana berubah setelah informasi mengenai dugaan pelecehan seksual tersebut menyebar di lingkungan sekitar. Warga yang berdatangan semakin banyak hingga memicu ketegangan di lokasi.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, mengatakan terduga pelaku telah diamankan oleh tim gabungan guna menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya tindakan di luar proses hukum.
“Orang yang diduga pelaku sedang dievakuasi tim gabungan. Untuk dugaan perbuatan pidana, kami dalami terlebih dahulu,” ujarnya.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait laporan tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak yang berkaitan dengan kasus itu.
Hingga Jumat malam, situasi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif dan proses penanganan perkara sepenuhnya ditangani aparat kepolisian. (Johan)












































































































Discussion about this post