KUNINGAN, (FC).- Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dimanfaatkan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan sebagai momentum strategis untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di lingkungan madrasah.
Kepala Kemenag Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdoni, menegaskan pihaknya bersama Kementerian Pendidikan memiliki peran yang sama dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
“Hardiknas ini momentum luar biasa. Baik Kemenag maupun Kemendikdasmen memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengelola dan meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Kuningan,” ujarnya, Senin (4/5).
Menurutnya, sinergi antara Kemenag dan Dinas Pendidikan di Kabupaten Kuningan selama ini telah berjalan baik dan menjadi kunci kemajuan dunia pendidikan, termasuk madrasah.
“Sinergitas antara Kemenag dan Diknas sudah sangat baik. Ini menjadi kekuatan dalam memajukan dunia pendidikan, termasuk madrasah,” katanya.
Pada momentum Hardiknas tahun ini, madrasah di Kabupaten Kuningan juga mencatatkan sejumlah prestasi. Beberapa madrasah, termasuk dari lingkungan Husnul Khotimah, meraih sekitar 14 penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.
“Ini menunjukkan perhatian besar dari pemerintah daerah terhadap madrasah. Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan,” ungkapnya.
Berdasarkan data Kemenag, jumlah madrasah negeri di Kabupaten Kuningan terdiri dari 7 Madrasah Ibtidaiyah (MI), 12 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 3 Madrasah Aliyah (MA). Seluruhnya terus menjalin kolaborasi dengan sekolah umum, baik dalam pengembangan kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik, Kemenag secara rutin melakukan pembinaan berjenjang melalui berbagai forum, seperti Kelompok Kerja Madrasah (KKM), Persatuan Guru Madrasah (PGM), dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dari tingkat kabupaten hingga provinsi.
Selain itu, Kemenag mulai menerapkan kurikulum berbasis cinta sebagai pendekatan pendidikan yang menekankan pembentukan karakter peserta didik, guna mencetak generasi berintegritas dan berakhlak.
“Kami berharap kualitas pendidikan terus meningkat. Output siswa, khususnya Madrasah Aliyah, diharapkan semakin banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri, baik di dalam maupun luar negeri,” pungkasnya. (Angga)











































































































Discussion about this post