Lonjakan pembelian bahan bakar terjadi di Andhra Pradesh setelah beredarnya beberapa unggahan di media sosial tentang potensi meningkatnya eskalasi perang AS-Iran.
Kepanikan masyarakat di negara bagian India ini memicu peningkatan penjualan bensin lebih dari 2.000 kiloliter di atas rata-rata harian.
Menanggapi situasi tersebut, Ketua Menteri N. Chandrababu Naidu langsung menginstruksikan otoritas distrik untuk segera mengambil langkah cepat guna meredam panic buying di beberapa kota dan daerah, yang menyebabkan penutupan lebih dari 400 gerai bahan bakar pada hari Minggu.
Ia juga meminta laporan penanganan situasi disampaikan pada hari yang sama.
Sumber-sumber mengatakan bahwa selama akhir pekan, terjadi panic buying akibat unggahan yang mengkhawatirkan di media sosial bahwa perang AS-Iran akan meningkat, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar.
Ribuan orang mengantre di luar stasiun Pom Bensin (SPBU) di beberapa lokasi, membeli bahan bakar lebih banyak dari yang dibutuhkan, kata para pejabat, dilansir dari Indian Express pada Minggu (26/4).
Para pejabat di Kantor Kepala Menteri mengatakan bahwa sebagian besar SPBU yang tutup pada Minggu siang melakukannya untuk mencegah panic buying, bukan karena kehabisan stok.***








































































































Discussion about this post