KUNINGAN, (FC).- Forum Diskusi Waroeng Rakyat (Warak) memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri untuk mempererat silaturahmi melalui kegiatan halal bihalal lintas generasi yang digelar pada Senin (23/3/2026), bertempat di kediaman salah satu penasihatnya.
Kegiatan tersebut menjadi istimewa karena dirangkaikan dengan peringatan 17 tahun berdirinya Waroeng Rakyat sebagai ruang diskusi independen yang konsisten mewarnai dinamika pemikiran di Kabupaten Kuningan.
Salah satu pendiri Waroeng Rakyat, Yusup Dandi, menjelaskan bahwa halal bihalal lintas generasi ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan momentum refleksi atas perjalanan panjang komunitas yang telah bertahan hampir dua dekade.
“Selain mempererat tali silaturahmi, momentum ini juga menjadi penegasan bahwa Waroeng Rakyat bukan hanya ruang diskusi dan silaturahmi, tetapi juga bagian dari saksi perjalanan pembangunan di Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Menurut Yusup, pasang surut pembangunan daerah serta hadirnya generasi baru menjadi energi tersendiri bagi Warak untuk terus menjaga eksistensi sebagai ruang berpikir kritis dan konstruktif.
“Pasang surut pembangunan dan tumbuhnya generasi baru akan kami jadikan spirit dan power dalam manifestasi aksi dan ruang fikir,” katanya.
Ia menambahkan, bertahan selama 17 tahun sebagai forum diskusi bukanlah hal yang mudah. Namun, komitmen untuk menjaga estafet gagasan menjadi kunci agar ruang tersebut tetap hidup dan relevan.
“Kami percaya ruang ini akan terus terestafet menjadi transformasi karya dan saksi bagi setiap generasi yang ada,” tambahnya.
Kegiatan halal bihalal berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mempertemukan berbagai generasi dalam satu ruang dialog yang sarat nilai kebersamaan.
Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa Waroeng Rakyat tetap konsisten menjadi ruang diskusi yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan di tengah perubahan zaman.(Angga)















































































































Discussion about this post