INDRAMAYU, (FC).- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu mengambil langkah yang tepat dan bijak dalam mengatasi persoalan anggaran pembinaan olahraga yang sudah dialokasikan oleh Pemkab Indramayu melalui APBD tahun anggaran 2026 sebesar Rp1 Milyar yang tak kunjung cair.
Ketua KONI Kabupaten Indramayu Yogi Kurniawan didampingi Sekretaris Umum Maman Kostaman mengatakan dana talangan ini akan diberikan kepada cabang olahraga (cabor) melalui mekanisme yang berlaku sebagai bentuk support dari KONI atas dedikasi atlet dan pelatih dalam mengangkat olahraga di kabupaten Indramayu.
“Kami berinisiatif agar pembinaan olahraga tetap berjalan maka dana talangan menjadi solusi terbaik sambil menunggu anggaran dari Pemkab Indramayu cair,” jelas Yogi Kurniawan, Minggu (10/5).
Informasi yang diperoleh, dana talangan itu disupport langsung oleh Ketua KONI Indramayu Yogi Kurniawan senilai Rp300 juta dan Wakil Ketua I KONI Indramayu Maman Suparman Yahya sebesar Rp150 juta.
“Sampai saat ini belum ada realisasi dana yang Rp 1 milyar yang dianggarkan di APBD murni. padahal kami sudah berjuang untuk itu, saat ini ada rencana untuk memakai dana talangan pihak ketiga guna menyelamatkan program program pelatihan yang sudah berjalan,” kata Maman Kostaman.
Sementara, Sekretaris Umum KONI Kabupaten Indramayu Maman Kostaman berharap pemerintah kabupaten Indramayu segera merealisasikan dana pembinaan yang sudah teranggarkan dalam APBD tahun ini sebesar Rp1 milyar.
“karena program program pelatihan menuju road to Porprov XV Jawa Barat sudah berjalan pada masing-masing cabor,” jelas Maman Kostaman ditempat terpisah.
Walaupun, kata Maman angka dana pembinaan tersebut sangat minim dibandingkan dengan kebutuhan.
Maman yang juga didapuk sebagai Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Indramayu menjelaskan dana pembinaan itu sangat diperlukan atlet dan pelatih.
“Di dayung saja, kita butuh suplemen untuk atlet, dan sarana atlet untuk berlatih yang costnya sangat mahal. Tentunya ini membutuhkan support dari pemerintah,” jelasnya.
Terkait anggaran Porprov XV Jawa Barat yang akan digelar di tiga venue di Bogor, Depok dan Bekasi ini, Maman menilai Pemkab Indramayu rencananya mengalokasikan pada APBD perubahan.
“kita berharap pada kebutuhan minimal yaitu 4 milyar,” jelas Maman Kostaman.
Maman membandingkan Pada Porprov XIV 2022 anggaran rutin Rp3 milyar dan anggaran Porprov Rp2,75 milyar dengan jumlah cabor hanya 27 dan atlit yg berlaga di Porprov sebanyak 250 atlet.
Sedangkan pada pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat pada November nanti, Kabupaten Indramayu akan mengikuti 34 cabor dengan jumlah atlet sebanyak 307 orang. (Agus Sugianto)








































































































Discussion about this post