CIREBON, (FC).– Forum Komunikasi Kasatgas Kabupaten Cirebon (FK3C) angkat bicara terkait polemik yang menyeret nama Satria Robi Saputra, dan Fatimah Azzahra yang belakangan menjadi perhatian publik.
Melalui surat pernyataan resmi yang ditandatangani Ketua FK3C Ragil Setiawan Sutrisno, organisasi tersebut meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan tidak menggiring persoalan ke arah kepentingan politik maupun opini publik yang berlebihan.
FK3C menegaskan agar Badan Kehormatan DPRD Kota Cirebon dan Polres Cirebon Kota menangani persoalan tersebut secara objektif, profesional, serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.
“Persoalan yang berkembang saat ini merupakan persoalan pribadi yang harus diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika kelembagaan yang berlaku,” ucapnya, Minggu (10/5).
FK3C juga menegaskan bahwa nama organisasi tidak boleh dibawa ataupun digunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu dalam polemik tersebut.
“Aksi yang sebelumnya dilakukan hanya bertujuan mendorong adanya proses pemeriksaan di Badan Kehormatan DPRD sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara hasil dan keputusan akhir sepenuhnya diserahkan kepada lembaga berwenang tanpa intervensi organisasi,” ujarnya.
FK3C mengaku melihat adanya pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan politik tertentu.
Karena itu, FK3C mengingatkan agar persoalan tersebut tidak dijadikan alat pembentukan opini, tekanan politik, ataupun kepentingan lain di luar substansi masalah yang sebenarnya.
Selain itu, FK3C menegaskan tidak pernah menginstruksikan maupun terlibat dalam aksi unjuk rasa lanjutan terkait persoalan tersebut. Jika ada pihak yang mengatasnamakan FK3C tanpa persetujuan resmi organisasi, maka hal itu disebut bukan bagian dari FK3C.
FK3C pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusivitas, menghormati proses hukum, dan tidak membangun opini sebelum ada keputusan resmi dari lembaga yang berwenang. (Agus)










































































































Discussion about this post