MAJALENGKA, (FC).- Dalam mengoptimalkan kinerja roda pemerintahan dan mengisi kekosongan jabatan struktural, Bupati Majalengka Eman Suherman pada Rabu (24/6) sore kemarin resmi melantik serta mengambil sumpah janji jabatan, terhadap empat pejabat Eselon II (Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Acara pelantikan yang penuh sederhana ini berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka.
Prosesi pelantikan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Camat serta tamu undangan. Keempat pejabat yang dilantik hari ini dipercaya untuk menahkodai sejumlah posisi strategis yang sebelumnya mengalami kekosongan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM (DKKUKM) Kabupaten Majalengka dijabat H. Solehudin, yang sebelumnya menjabat Sekban BKAD.
Sementara Abdul Goni, Camat Ligung mengisi jabatan Baru sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah (Setda) Majalengka yang kosong di jabat Aminudin, yang sebelumnya menjabat Kabag Keuangan dan Perlengkapan Setda. Dan dr. Egga Bramasta Akidapi, ditetapkan menjadi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalengka yang status Rumah Sakitnya naik tingkat.
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka, Eman Suherman mengatakan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan ASN merupakan hal yang lumrah guna penyegaran organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Bupati menekankan bahwa pengisian posisi-posisi kosong ini telah melalui pertimbangan yang matang serta mekanisme penilaian kompetensi yang ketat.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. Saya meminta kepada pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan adaptasi di lingkungan kerja yang baru, melakukan konsolidasi internal, dan langsung tancap gas menjalankan program kerja strategis demi kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujar Bupati Eman dalam arahannya.
Bupati juga memberikan pesan khusus kepada masing-masing pejabat. Sektor ketenagakerjaan dan UMKM diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sementara sektor perizinan (DPMPTSP) diminta terus memberikan kemudahan bagi investor guna membuka lapangan kerja baru.
Di sisi pelayanan kesehatan, Direktur RSUD yang baru didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan prima, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan pasien.
Sementara Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka, H. Ikin Asikin, menambahkan bahwa dalam mutasi dan rotasi sekarang Pemkab Majalengka penerapan Manajemen Talenta, hal ini dilakukan karena instansinya telah meluncurkan sistem pemetaan berbasis digital.
“Sekarang sudah tidak ada lagi open bidding karena kita sudah launching Manajemen Talenta. Melalui sistem ini, kita sudah memetakan kaitan dengan bagaimana potensi dan kinerja dari pejabat yang kita miliki. Semuanya sudah tersistem dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ikin menekankan bahwa keunggulan mekanisme Manajemen Talenta ini adalah efisiensi waktu proses birokrasi. Berbeda dengan open bidding konvensional yang membutuhkan waktu pendaftaran dan seleksi administrasi hingga 2 bulan, Manajemen Talenta memangkas birokrasi tersebut karena data performa ASN sudah tersedia setiap saat.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan dan pakta integritas oleh para pejabat yang dilantik. (Munadi)













































































































Discussion about this post