KUNINGAN, (FC).– Lahan eks Pacuan Kuda di Jalan Soekarno-Hatta, Blok Cidang Barat, Kelurahan Kuningan, akan segera bertransformasi menjadi pusat hiburan modern.
Kawasan seluas sekitar lima hektare tersebut direncanakan menjadi lokasi pembangunan bioskop Platinum Cineplex beserta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Rencana pembangunan itu mengemuka setelah Tim Teknis PT Platinum Sinema melakukan survei lokasi bersama Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, H. Deden Kurniawan Sopandi, dan Kabid Aset John Raharja, Sabtu (20/6).
Perwakilan Tim Teknis PT Platinum Sinema, Rofan, mengatakan tahap awal proyek akan diawali dengan pembersihan dan perataan lahan sebelum memasuki proses pembangunan fisik.
“Rencananya pembersihan lahan terlebih dahulu, mulai dari clearing hingga perataan area, sambil menunggu proses izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG),” ujarnya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/6).
Menurut Rofan, kawasan tersebut tidak hanya difungsikan sebagai bioskop, tetapi akan dikembangkan menjadi pusat hiburan terpadu yang menghadirkan berbagai fasilitas penunjang bagi masyarakat.
Dalam konsep yang tengah disiapkan, kawasan itu akan dilengkapi restoran, kafe, area bermain anak (playground), serta sejumlah fasilitas hiburan lainnya. Sementara untuk bioskop, direncanakan memiliki tiga hingga empat studio layar lebar.
“Masih dalam konsep pengembangan kawasan entertainment. Ada bioskop, resto, kafe, playground, dan fasilitas lainnya. Untuk studio sekitar tiga sampai empat,” katanya.
Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada Juli 2026.
“Insya Allah Juli 2026 sudah mulai pengerjaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan, H. Deden Kurniawan Sopandi, menyambut positif rencana investasi tersebut.
Menurutnya, kehadiran bioskop modern menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Kuningan yang selama ini harus pergi ke luar daerah untuk menikmati hiburan layar lebar.
“Ini kabar gembira bagi masyarakat Kuningan. Selama ini masyarakat harus ke luar daerah untuk menonton bioskop. Dengan adanya fasilitas ini tentu akan sangat bermanfaat,” ujarnya.
Deden menjelaskan, kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan PT Platinum Sinema telah dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) sejak September 2025. Saat ini proyek tersebut memasuki tahap pemenuhan perizinan sebelum pembangunan dimulai.
Selain memberikan alternatif hiburan bagi masyarakat, proyek tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pemanfaatan aset daerah serta kontribusi dari sektor pajak.
Menurutnya, kawasan eks Pacuan Kuda memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Dari total luas lahan sekitar lima hektare, kurang lebih 7.000 meter persegi akan dimanfaatkan untuk pembangunan bioskop.
Deden optimistis kehadiran Platinum Cineplex akan menjadi pemicu masuknya investasi lain, seperti hotel, pusat kuliner, hingga kawasan perdagangan dan jasa.
“Kalau bioskop ini sudah berjalan, biasanya akan diikuti investor lain. Lahan ini masih sangat luas dan potensial untuk dikembangkan,” pungkasnya. (Angga)











































































































Discussion about this post