MAJALENGKA, (FC).– Di peringatan hari Jadi ke-19 Kecamatan Sindang menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pelayanan publik yang lebih inovatif dan dekat dengan masyarakat. Mengusung semangat “Sindang Makin Bersinar”, perayaan tahun ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat pembangunan daerah.
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan kemajuan sebuah wilayah tidak dapat dicapai tanpa fondasi yang kuat. Menurutnya, terdapat tiga pilar utama yang harus dimiliki agar desa, kecamatan, hingga kabupaten mampu berkembang secara berkelanjutan, yakni inovasi, kolaborasi, dan kekuatan finansial.
“Jika desa ingin maju, kecamatan ingin maju, kabupaten ingin maju, maka setidaknya harus memiliki tiga hal, yaitu inovasi, kolaborasi, dan finansial,” tegasnya, Jumat (19/6).
Semangat perubahan tersebut juga ditekankan oleh Camat Sindang, Anih Rehnawati, yang menyebut momentum hari jadi kali ini bertepatan dengan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Momen ini, kata dia, menjadi simbol hijrah menuju pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan inovatif.
Sejalan dengan visi tersebut, Samsat Majalengka menghadirkan inovasi layanan melalui program Anjangsana Pajak Datang Ka Warga (Setyaki Sapta Arga). Program jemput bola ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pembayaran pajak tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
Kepala P3DW Kabupaten Majalengka, Ricky Budiman Faried, menjelaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk nyata sinergi antar instansi dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperluas akses pelayanan publik.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai fasilitas, mulai dari pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan, pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga mutasi, koreksi data, dan konsultasi pajak daerah.
Program Setyaki Sapta Arga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu. Selain berdampak pada peningkatan pendapatan daerah, kepatuhan pajak juga menjadi faktor penting dalam mendukung ketertiban berlalu lintas serta optimalisasi pelayanan publik di Kabupaten Majalengka.
Dengan pendekatan layanan yang semakin dekat kepada warga, Hari Jadi ke-19 Kecamatan Sindang menjadi penanda bahwa transformasi birokrasi bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata menuju pelayanan yang modern, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat Majalengka yang lebih baik. (Munadi)











































































































Discussion about this post