KUNINGAN, (FC).- Kabupaten Kuningan memasang target ambisius pada ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pameran Produk Unggulan (Porsenitas) XIII Kunci Bersama Tahun 2026 di Kota Cirebon.
Setelah pada edisi sebelumnya harus puas sebagai runner-up, tahun ini Kuningan membidik posisi puncak dengan menargetkan gelar juara umum.
Target tersebut ditandai dengan pemberangkatan 140 personel kontingen yang terdiri atas atlet, pelatih, manajer, tim medis, dan panitia.
Kontingen secara resmi dilepas Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, saat apel pagi di Halaman Setda Kabupaten Kuningan, Senin (22/6).
Sebanyak 97 atlet Aparatur Sipil Negara (ASN) akan memperkuat Kuningan pada 14 cabang olahraga yang dipertandingkan dalam ajang olahraga antardaerah wilayah Ciayumajakuning tersebut.
Sekretaris Kontingen Kabupaten Kuningan, Asep Ismanto, mengatakan pihaknya mengikuti seluruh cabang olahraga yang diperlombakan. Selain itu, Kuningan juga berpartisipasi dalam pameran produk unggulan daerah dan pertunjukan seni budaya.
“Kontingen Kabupaten Kuningan mengikuti 14 cabang olahraga. Selain atlet, kami juga melibatkan tim medis, pelatih, manajer, serta panitia yang akan mendampingi selama pelaksanaan kegiatan di Kota Cirebon,” ujarnya.
Optimisme meraih hasil terbaik mulai terlihat bahkan sebelum pembukaan resmi digelar. Pada nomor atletik lari 10 kilometer yang lebih dulu dipertandingkan, atlet-atlet Kuningan berhasil menyumbangkan tiga medali.
Indra Bayu meraih medali perak kategori master, Otong Suparyono menyabet medali perunggu kategori master, sedangkan Roby Jailani, guru asal Kecamatan Paniis, mempersembahkan medali perunggu pada kategori open.
Selain atletik, kontingen Kuningan akan bersaing di cabang bola basket, bola voli putri, bulu tangkis, tenis meja, futsal, biliar, tenis lapangan, hingga olahraga tradisional seperti dagongan, tarumpah panjang, jemparingan, dan sumpitan.
Pada upacara pembukaan yang berlangsung Selasa (23/6) malam, kontingen Kuningan dijadwalkan tampil pada urutan kedua dalam defile setelah tuan rumah Kota Cirebon. Sebanyak 30 peserta akan terlibat dalam helaran budaya yang menampilkan kekayaan seni dan budaya khas daerah.
Asep menegaskan target juara umum bukan sekadar harapan. Seluruh atlet telah menjalani program latihan secara intensif untuk meningkatkan prestasi dari posisi runner-up menjadi juara.
“Sesuai arahan Pak Bupati, kami ingin meningkatkan capaian dari peringkat kedua menjadi juara umum. Para atlet telah menjalani latihan secara rutin dan serius sesuai program masing-masing cabang olahraga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan keikutsertaan Kuningan dalam Porsenitas bukan sekadar meramaikan agenda tahunan, melainkan menjadi ajang menunjukkan prestasi, sportivitas, serta kebanggaan daerah.
“Datang dengan persiapan, bertanding dengan kehormatan, pulang dengan kebanggaan. Saya berharap seluruh atlet memberikan kemampuan terbaik untuk Kabupaten Kuningan,” tegasnya.
Selain prestasi olahraga, Bupati juga meminta peserta pameran menampilkan produk unggulan terbaik daerah. Menurutnya, Porsenitas menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Kuningan kepada daerah lain di wilayah Ciayumajakuning.
Dengan persiapan yang matang, dukungan penuh pemerintah daerah, serta raihan medali awal yang telah dikantongi, Kabupaten Kuningan kini menatap Porsenitas XIII dengan satu misi utama: merebut gelar juara umum dan mengakhiri status runner-up yang diraih pada penyelenggaraan sebelumnya. (Angga)











































































































Discussion about this post