KUNINGAN, (FC).- Rencana pengadaan perangkat komunikasi berupa iPhone dan gadget di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan publik setelah data paket belanja pemerintah daerah beredar luas di media sosial.
Berdasarkan data Rencana Umum Pengadaan (RUP), sedikitnya terdapat empat paket pengadaan alat komunikasi di lingkungan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan dengan total anggaran mencapai Rp232,85 juta.
Paket terbesar tercatat berada di Diskominfo Kabupaten Kuningan dengan nilai Rp100 juta untuk pengadaan perangkat iPhone. Selain itu, terdapat paket lain senilai Rp20 juta untuk pengadaan handphone dan Android Tab dengan spesifikasi iPhone.
Sementara di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuningan, tercatat paket pengadaan alat komunikasi senilai Rp34,85 juta. Kemudian terdapat pula pengadaan handphone dan tablet Android dengan spesifikasi iPhone dan Android senilai Rp78 juta.
Seluruh paket pengadaan tersebut menggunakan metode pengadaan langsung dan bersumber dari APBD Kabupaten Kuningan Tahun Anggaran 2026.
Munculnya rencana belanja gadget premium itu langsung memicu perhatian masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan urgensi penggunaan perangkat dengan spesifikasi tinggi di tengah isu efisiensi anggaran pemerintah daerah.
Sorotan publik juga mengarah pada kebutuhan riil penggunaan perangkat tersebut, termasuk jumlah unit yang akan dibeli serta peruntukan penggunaannya di lingkungan pemerintahan.
Saat dikonfirmasi terkait pengadaan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U Kusmaba mengaku belum mengetahui detail paket pengadaan yang dimaksud.
“Waduh, baru tahu,” ujarnya singkat, Minggu (10/5).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai alasan teknis pengadaan perangkat tersebut maupun urgensi penggunaan spesifikasi iPhone dalam kebutuhan operasional pemerintahan daerah. (Angga)









































































































Discussion about this post