KUNINGAN, (FC).- Warga Dusun Sukamulya RT 01 RW 01 Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan aksi pembacokan yang menimpa seorang pria bernama Jaja Jamanudin (35), Selasa (12/5) siang.
Korban mengalami luka serius setelah disabet parang oleh pelaku yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB dan sempat membuat warga panik. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala, tangan, jari-jari, hingga bahu kiri.
Aparat gabungan dari Koramil 1506/Cibingbin dan Polsek Cibingbin langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga sekitar pukul 13.10 WIB.
Korban kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Babinsa Desa Sumurwiru dan Desa Cimara, Serka Ridwan, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut.
Menurutnya, aparat masih mendalami kronologi dan motif pasti di balik aksi kekerasan itu.
“Saat kami tiba di lokasi, korban sudah mengalami luka serius dan langsung dievakuasi bersama tim kesehatan,” ujarnya.
Dari informasi sementara yang berkembang di lingkungan warga, muncul dugaan adanya konflik pribadi antara korban dan pelaku.
Selain itu, aparat juga menerima informasi lain terkait persoalan utang piutang yang diduga belum selesai.
Namun hingga kini, seluruh informasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan kepolisian.
“Semua kemungkinan motif masih didalami untuk memastikan fakta yang sebenarnya,” kata Ridwan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka cukup parah dan sempat kehilangan banyak darah sebelum mendapat pertolongan medis.
Sementara pelaku diketahui langsung melarikan diri usai kejadian dan kini masih diburu polisi.
Petugas juga telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar situasi tetap kondusif.
“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan kasus ini cepat terungkap,” tegasnya. (Angga)















































































































Discussion about this post