KUNINGAN, (FC).- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Ki Gedeng Luragung, Desa Cirahayu, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jumat (15/5) malam sekitar pukul 19.51 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor asal Kecamatan Ciwaru tewas setelah menabrak truk dinas yang terparkir di badan jalan sebelum terlindas bus dari arah berlawanan.
Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi E-6268-YAP, dump truck Hino milik Pemerintah Kabupaten Kuningan bernomor polisi E-8000-Y, dan bus Hino bernomor polisi E-7715-YA.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kuningan, Sri Martini, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka berat.
“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor, truk dinas, dan bus di wilayah Luragung. Satu orang meninggal dunia di tempat dan satu lainnya mengalami luka berat,” ujar Sri Martini, Sabtu (16/5).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai IT (32) berboncengan dengan DF (27) melaju dari arah Luragung menuju Kuningan.
Saat tiba di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut menabrak bagian belakang dump truck dinas Pemkab Kuningan yang terparkir di bahu jalan sebelah kiri.
Benturan keras membuat pengendara motor terpental ke sisi kanan jalan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Hino yang dikemudikan DR.
“Korban terpental ke jalur berlawanan dan masuk ke dalam kolong bus yang sedang melaju dari arah Kuningan menuju Luragung,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, IT, warga Kecamatan Ciwaru, meninggal dunia di lokasi akibat mengalami cedera berat.
Sementara penumpangnya, DF, yang diketahui berprofesi sebagai perawat, mengalami luka berat berupa patah tulang pinggul kiri dan luka lainnya.
Korban luka langsung dilarikan ke RSU KMC Luragung untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan korban meninggal dievakuasi petugas bersama warga setempat.
Polisi menduga kecelakaan dipicu posisi dump truck yang diparkir tidak aman hingga memakan sebagian badan jalan. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan gerimis tipis, namun arus lalu lintas dan kondisi jalan dalam keadaan normal.
“Dugaan sementara faktor kelalaian ada pada pengemudi truk dinas yang memarkirkan kendaraan di lokasi tidak aman dan mengganggu pengguna jalan lain,” tegas Sri Martini.
Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Kuningan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. (Angga)















































































































Discussion about this post