KUNINGAN, (FC).- Pemerintah Kabupaten Kuningan mengikuti peresmian serentak 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang dipimpin Presiden RI, Prabowo Subianto, melalui konferensi video di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Sabtu (16/5).
Peresmian nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, tersebut diikuti jajaran Forkopimda dan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan.
Hadir dalam kegiatan itu Dandim 0615/Kuningan Hafda Prima Agung, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, Kasat Reskrim Polres Kuningan Abdul Aziz, Kepala Diskopdagperin Toni Kusumanto, Kepala DPMD Rangga Apriatna, para camat, kepala desa, serta pengurus koperasi se-Kecamatan Cilimus.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan program Koperasi Merah Putih menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Hari ini kita melaksanakan peresmian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dalam waktu kurang dari enam bulan, ribuan koperasi ini sudah bisa dioperasionalkan. Ini capaian luar biasa,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, program tersebut merupakan implementasi Pasal 33 UUD 1945 agar kekayaan negara dapat dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
Prabowo menilai keberadaan koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
“Negara hadir bukan untuk segelintir kelompok, tetapi memastikan rakyat menjadi pelaku utama dan penerima manfaat pembangunan,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator Ketahanan Pangan Zulkifli Hasan menyebut pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit KDMP dapat selesai dan beroperasi penuh hingga 16 Agustus 2026.
Di sela kegiatan, Dandim 0615/Kuningan Letkol Arh Hafda Prima Agung menyatakan dukungan penuh TNI terhadap program Koperasi Merah Putih.
“Kami mendukung penuh program ini karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami juga mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi isu hoaks yang dapat menghambat pembangunan desa,” ujarnya.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, berharap koperasi desa mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami berharap koperasi ini bisa menjadi penggerak ekonomi desa yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis keberadaan koperasi desa dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan berbasis desa di wilayah Kabupaten Kuningan. (Angga)











































































































Discussion about this post