KAB.CIREBON, (FC).- Ketua Dewan Pakar Pertanian Kabupaten Cirebon, Usman Efendi, melakukan penelitian lapangan di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, guna mempelajari potensi pengembangan varietas padi unggul yang dapat diterapkan di wilayah Kabupaten Cirebon.
Kunjungan tersebut difokuskan pada pengamatan varietas padi lokal bernama Cigelis yang dinilai memiliki pertumbuhan baik dan berpotensi menjadi salah satu alternatif pengembangan sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Usman berdialog langsung dengan para petani setempat sekaligus meninjau kondisi tanaman di area persawahan.
Ia mengaku tertarik dengan performa tanaman padi Cigelis yang tetap tumbuh sehat meski belum mendapatkan perlakuan pemupukan maupun penyemprotan.
“Kami sedang melakukan penelitian untuk mencari bibit padi unggul yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Cirebon. Di sini kami melihat varietas lokal Cigelis yang pada usia sekitar 23 hari terlihat tumbuh sehat meskipun belum dipupuk,” ujarnya saat ditemui di kediamannya di Kecamatan Susukan, Sabtu (13/6).
Menurut Usman, salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pertanian di Bali adalah keberadaan sistem irigasi tradisional Subak yang mampu menjaga ketersediaan dan kualitas air secara berkelanjutan.
Sistem tersebut dinilai menjadi salah satu kunci keberhasilan petani dalam menjaga produktivitas lahan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan bahan kimia.
“Kualitas air yang baik membuat tanaman dapat tumbuh lebih optimal. Ini menjadi salah satu hal yang menarik untuk dipelajari,” katanya.
Dari hasil diskusi dengan para petani, Usman memperoleh informasi bahwa produktivitas padi Cigelis tergolong cukup tinggi. Dalam satu musim tanam, hasil panen dapat mencapai sekitar delapan hingga sembilan kuintal, tergantung kondisi lahan dan pola perawatan yang diterapkan.
Selain faktor irigasi, ia menilai keberhasilan sektor pertanian di Bali juga ditopang oleh kuatnya sinergi antara petani dengan pemerintah daerah melalui dinas pertanian setempat.
Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan membuat petani lebih mudah mengatasi berbagai persoalan di lapangan sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.
“Koordinasi antara petani dan pemerintah berjalan sangat baik. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan sehingga produktivitas pertanian dapat terus terjaga,” ungkapnya.
Usman menambahkan, hasil penelitian dan pengamatan yang dilakukan di Bali akan menjadi bahan kajian Dewan Pakar Pertanian Kabupaten Cirebon dalam merumuskan strategi peningkatan produktivitas pertanian daerah.
Selain itu, temuan tersebut juga akan digunakan untuk menilai peluang pengembangan varietas padi unggul yang dinilai sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani di Kabupaten Cirebon.
“Harapannya, hasil kajian ini dapat memberikan manfaat bagi petani serta menjadi salah satu referensi dalam upaya meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (Johan)












































































































Discussion about this post