KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah milik almarhum Sumijo (71), warga Dusun Panggang RT 05 RW 05, Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, Sabtu (13/6) dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, pemilik rumah ditemukan meninggal dunia setelah tidak sempat menyelamatkan diri dari kobaran api.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang diletakkan di dekat lemari kayu, kemudian menyambar barang-barang mudah terbakar di dalam rumah hingga memicu kebakaran besar.
Kapolsek Losari AKP Sugiono mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran tersebut.
“Kami menerima laporan dari warga dan langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan saksi, sumber api diduga berasal dari obat nyamuk bakar yang berada di dekat lemari kayu,” ujarnya.
Saat api mulai membesar, sebagian besar isi rumah tidak dapat diselamatkan. Kobaran api dengan cepat merembet ke berbagai perabot rumah tangga dan menghanguskan sebagian besar bangunan.
Petugas dari Pos Pemadam Kebakaran Losari dan Ciledug bersama warga sekitar berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan.
“Api berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” kata salah seorang petugas di lokasi.
Dalam proses evakuasi, petugas menemukan pemilik rumah dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan yang terbakar. Korban diketahui tinggal seorang diri saat peristiwa terjadi.
Menurut AKP Sugiono, korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan mengalami keterbatasan mobilitas sehingga diduga tidak mampu menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
“Korban sedang mengalami gangguan kesehatan dan memiliki keterbatasan bergerak, sehingga tidak sempat keluar dari rumah saat kebakaran terjadi,” jelasnya.
Selain menelan korban jiwa, kebakaran tersebut juga mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kebakaran melalui pemeriksaan saksi-saksi serta hasil olah tempat kejadian perkara.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan sumber api di dalam rumah, termasuk obat nyamuk bakar, untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan sumber api dalam kondisi aman sebelum beristirahat maupun meninggalkan rumah,” pungkas AKP Sugiono. (Nawawi)











































































































Discussion about this post