KAB.CIREBON, (FC).- Hujan deras disertai angin kencang menerjang Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jumat malam (12/6).
Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak dan roboh, termasuk atap bangunan sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pemerintah Desa Beringin, beberapa sarana publik terdampak akibat kuatnya hembusan angin saat hujan badai melanda wilayah tersebut.
Sekretaris Desa Beringin, Supriyadi, mengatakan kerusakan terjadi di sejumlah titik, mulai dari fasilitas identitas desa hingga sarana pendidikan.
“Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah fasilitas desa mengalami kerusakan,” ujarnya, Sabtu (13/6).
Salah satu fasilitas yang terdampak adalah neon box identitas Desa Beringin yang roboh diterjang angin.
Selain itu, papan billboard yang berada di area yang sama juga tumbang. Tiang bendera desa pun dilaporkan mengalami kerusakan akibat tidak mampu menahan kuatnya terpaan angin.
Kerusakan paling serius terjadi pada bangunan sekolah. Bagian atap bangunan dilaporkan rusak berat setelah diterjang angin kencang yang terjadi bersamaan dengan hujan deras.
“Kerusakan paling parah terjadi pada bangunan sekolah, terutama pada bagian atap yang hancur diterjang angin,” kata Supriyadi.
Akibat kerusakan tersebut, sejumlah material bangunan berupa lembaran asbes berhamburan di sekitar lingkungan sekolah. Kondisi itu sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi membahayakan keselamatan jika tidak segera dibersihkan dan ditangani.
Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Pemerintah desa bersama pihak terkait saat ini masih melakukan pendataan kerusakan dan menghitung besaran kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kami masih melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi terdampak,” ungkapnya.
Pemerintah Desa Beringin juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan dan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, terutama pada masa pancaroba yang kerap ditandai hujan lebat disertai angin kencang. (Nawawi)












































































































Discussion about this post