INDRAMAYU, (FC).- Proyek pembangunan underpass di perlintasan kereta api Jatibarang, Kabupaten Indramayu, jika tidak ada kendala, akan dikerjakan pada pertengahan Mei 2026.
Pembangunan ini akan dijadikan solusi pengurai kemacetan kendaraan roda empat dan roda dua yang kerap terjadi akibat kondisi terowongan yang sempit, tidak bisa menampung kendaraan yang melintasinya.
Perihal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri saat disela sela acara, Minggu (26/5)
Dikatakan Fikri, pembangunan underpass selain untuk mengurai kemacetan kendaraan,juga untuk mencegah insiden kendaraan besar tersangkut dilokasi tersebut.
Ali menjelaskan, persiapan pelaksanaan proyek underpass di perlintasan kereta api Jatibarang sudah tahap pengadministrasian berkas-berkas yang diperlukan.
Menurutnya, Bupati Indramayu Lucky Hakim juga sudah menyatakan kesanggupanya terkait pembebasan lahan terdampak dan rekayasa lalu-lintas jika proyek pembangunan underpass itu dilaksanakan.
āNanti juga akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Bupati Lucky Hakim, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait seperti apa bentuk kerjasamanya,” ujarnya
Ali Fikri juga menjelaskan, menurut data yang diperoleh dari pihak terkait pengadaan lahan, setidaknya ada 20 rumah warga akan terdampak proyek underpass ini.
Dari jumlah tersebut, tujuh rumah berdiri di atas tanah milik pribadi, sementara sisanya berada di lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (PT. KAI).
Meski demikian, kata fikri, sebagai tindakan awal dari pelaksanaan proyek ini, tim gabungan bersama unsur pertanahan akan melakukan pengukuran lahan di lapangan sebelum ditetapkannya besaran biaya ganti rugi pembesan lahan terdampak.
“Proyek underpass ini akan mengubah struktur perlintasan secara signifikan. Jalan akan diperlebar masing-masing 15 meter ke arah kanan dan kiri, serta 50 meter ke arah utara dan selatan. Selain itu, jalur yang sebelumnya hanya satu lajur akan ditambah menjadi dua lajur,” ungkapnya
Sementara itu Ketua Ikatan Pedagang Pasar Daerah Jatibarang, Hedi Lubis, mengatakan, sangatlah bersyukur jika proyek pembangunan underpass di terowongan kereta api Jatibarang segera dilaksanakan.
Menurutnya jika Pembangunan underpass sudah kelar dan bisa dilalui kendaraan bermotor, maka akses perekonomian warga dan mobilitas para pedagang pasar daerah Jatibarang akan semakin lancar serta ekonomis.
āKami juga menyatakan terimakasih kepada Bupati Lucky Hakim karena underpass di perlintasan kereta api ini dipastikan memperlancar para pedagang pasar daerah Jatibarang dalam berniagaā, pungkasnya. (Agus Sugianto)









































































































Discussion about this post