MAJALENGKA, (FC).– Di tengah proses seleksi yang kian mengerucut, satu nama mundur dari bursa calon Direktur Perumdam Tirta Bhakti Raharja (PDAM) Majalengka.
Dinamika ini menandai fase krusial dalam penentuan pucuk pimpinan perusahaan daerah yang mengelola layanan air bersih tersebut.
Seleksi yang digelar Panitia Seleksi (Pansel) BUMD Kabupaten Majalengka sebelumnya diikuti lima kandidat. Namun, satu peserta atas nama Igus Winiar memilih mengundurkan diri, sehingga menyisakan empat kandidat yang melaju ke tahap akhir.
Keempat nama yang kini bertahan yakni Asik Fahdi, Rollah Rosissendra, Sri Rahayu Damayanti, dan Toto Partawijaya. Mereka menjadi kandidat yang telah bersaing dalam tahap wawancara akhir oleh Bupati Majalengka bersama tim pansel.
Ketua Tim Pansel Direksi BUMD Kabupaten Majalengka yang juga Sekda Majalengka, Aeron Randi, melalui sekretariat pansel Akbar Samodratama, menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai mekanisme, mulai dari administrasi hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
“Proses seleksi berjalan sesuai prosedur. Saat ini sudah memasuki tahap wawancara akhir sebagai bagian dari penentuan calon yang akan direkomendasikan,” ujar Akbar, Kamis (16/7).
Pengunduran diri salah satu kandidat menjadi bagian dari dinamika dalam proses seleksi terbuka yang menekankan kompetensi, integritas, serta kesiapan memimpin BUMD di sektor pelayanan publik.
Tahap wawancara akhir menjadi penilaian penting untuk menguji visi, strategi, serta komitmen para kandidat dalam meningkatkan kinerja PDAM Majalengka, terutama dalam memperkuat pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Hasil dari tahapan ini akan menjadi dasar bagi Bupati Majalengka untuk memberikan rekomendasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Selanjutnya, penetapan direktur terpilih akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan menyisakan empat kandidat, publik kini menanti sosok pemimpin baru yang diharapkan mampu membawa PDAM Majalengka yang lebih baik, dan menjadi perusahaan daerah yang lebih profesional, responsif, dan berdaya saing, sekaligus menjawab kebutuhan layanan dasar masyarakat secara berkelanjutan. (Munadi)









































































































Discussion about this post