MAJALENGKA, (FC).- TNI Angkatan Udara (Lanud) Sugiri Sukani menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka.
Puluhan personel dikerahkan secara bergiliran untuk membantu proses pembangunan revitalisasi gedung SD Negeri 2 Gandawesi, Kecamatan Ligung, sebagai bagian dari aksi bakti sosial sekaligus memperingati Hari Bakti TNI AU ke-79.
Komandan Lanud Sugiri Sukani, Letkol Pnb Yudisthira, menyatakan bahwa keterlibatan prajurit TNI AU ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan yang layak.
Terlebih lagi, bangunan sekolah tersebut berdiri di atas lahan milik Lanud Sugiri Sukani yang dipinjam-pakaikan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka.
Untuk memastikan pembangunan berjalan lancar dan cepat, Danlanud menegaskan dukungan ini akan bersifat berkelanjutan. Setiap harinya, Lanud Sugiri Sukani akan mengirimkan 2 hingga 4 orang pasukan secara bergantian untuk membantu pengerjaan di lokasi hingga seluruh proyek pembangunan gedung sekolah tersebut selesai sepenuhnya.
“Semua prajurit TNI memiliki tanggung jawab untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Melalui momen ini, kami ingin memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa agar mereka bisa belajar dengan kondisi yang aman dan nyaman,” ujar Letkol Pnb Yudisthira, Minggu (12/7).
Sementara itu, Kepala SDN 2 Gandawesi, Nina Sofia Agustina mengatakan, terkait awal tahun ajaran baru ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya terpaksa dialihkan sementara waktu. Hal ini dikarenakan gedung sekolah sedang dalam tahap rehabilitasi total. Seluruh siswa kata dia akan melaksanakan aktivitas belajar di salah satu pondok pesantren yang berada di sekitar lingkungan sekolah.
Nina mengaku pihaknya telah menjalin koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan pihak yayasan serta pengasuh pondok pesantren tersebut untuk meminjam fasilitas ruang mengaji sebagai ruang kelas darurat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan komite, masyarakat, dan pihak pesantren agar proses pendidikan anak-anak tidak terganggu. Kami juga sangat berterima kasih kepada jajaran TNI AU yang setiap hari mengutus anggotanya untuk membantu pembangunan sekolah kami,” ungkap Nina.
Sebagai informasi, program revitalisasi SDN 2 Gandawesi ini didanai oleh APBN melalui Kementerian Pendidikan dengan nilai pagu sebesar Rp1,38 miliar. Pekerjaan yang dijadwalkan berlangsung selama 150 hari ini mencakup rehabilitasi total enam ruang kelas, ruang administrasi, pembangunan toilet, hingga penataan halaman dan pagar sekolah. (Munadi)







































































































Discussion about this post