INDRAMAYU, (FC).- Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur tengkorak Pantura kabupaten Indramayu, kali sebuah tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun tepatnya Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/7/2026)
Akibat kejadian tersebut tiga orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka berat dan luka ringan. Semua korban oleh polisi dibawa ke rumah sakit dan melakukan evakuasi terhadap kendaraan ke tempat aman.
Menurut Keterangan FC, menyebutkan, Peristiwa maut ini terjadi saat kendaraan pick up Grand Max bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan oleh Warkidi, dengan membawa 17 penumpang, melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Saat berhenti di lajur kanan, kendaraan tersebut ditabrak dari belakang oleh truk Hino Wing Box bernomor polisi B 9260 TEV yang dikemudikan oleh Ibad. Benturan tersebut menyebabkan pick up terdorong ke depan hingga melewati jalur berlawanan. Bukan itu saja, kendaraan ini kembali tertabrak mobil truk Hino bak terbuka bernomor polisi E 8846 BA yang dikemudikan oleh Abdul Muhi yang membawa seorang penumpang bernama Budi Syahro.
Akibat kecelakaan tersebut, tiga orang penumpang pick up dilaporkan meninggal dunia di tempat. Selain itu, pengemudi pick up bersama 14 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Ketiga kendaraan yang terlibat juga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depannya.
Dari data sementara, sebanyak 11 orang mengalami luka ringan, 4 orang luka berat, dan 3 orang meninggal dunia. Kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp50 juta.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Indramayu masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait identitas korban serta penyelidikan penyebab pasti kecelakaan tersebut,
Kejadian ini dibenarkan Kapolres Indramayu AKBP M Fajar Gemilang melalui Kasat Lantas AKP Undang Syarif Hidayat. ” Akibat dari kecelakaan itu sebelas orang luka ringan, empat orang luka berat dan yang meninggal ada tiga. Data ini sementara, karena anggota kami masih berada di lapangan, ” katanya.
Sementara itu, Pengemudi truk tronton Deden Ibad membenarkan bahwa truk yang dikemudikannya menabrak mobil pick up yang berada di depannya.
“Saya tidak tega melihat kondisi korban yang berjatuhan di jalan. Kondisi mobil di depan saya itu mendadak berhenti saat akan manuver belok ke arah kanan,” jelas Dede Ibad. (Agus Sugianto)







































































































Discussion about this post