KAB. CIREBON, (FC).- Tim Jihandak Brimob Polda Jabar bersama Polresta Cirebon telah melakukan evakuasi dan penimbunan amunisi jenis mortir yang diduga peningalan jaman Jepang di Quari D 120 area Pertambangan PT. Indocemen Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Evakuasi dan penimbunan dilakukan pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir pukul 18.30 WIB dilokasi Quari Blok D120 milik PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk yang termasuk Desa Palimanan Barat, Kec. Gempol, Kabupaten Cirebon.
Dalam pelaksanaan evakuasi ratusan mortil tersebut dilakukan pengaman cukup ketat yang dipimpin Danyon C Brimob Polda Jabar AKBP M. ANDRI, didampingi Kapolsek Gempol Kompol ALI Mashar beserta Danramil 2016/ Palimanan Kapten CHB Sofifudin, dan Unit Team Jihandak Brimob Polda Jabar AKP Sunhaji, Kanit 1 Intelkam Polresta Cirebon IPDA Iwan, Danunit Intel Kodim Kab Cirebon Letda Inf. M. Ali bersama tim keamanan setempat.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kapolsek Gempol Kompol Ali Mashar menyebutkan adapun jenis amunisi capuran tersebut sebanyak 500 yang terdiri dari amunisi SMB dengan SMR, amunisi mortir 60 Comando, amunisi mortir 81, jenis amunisi Meriam Arhanud, Kavleri dan Armed.
” Ada 87 jenis mortir yang masih aktif dan akan dimusnakan yaitu 72 mortir 90mm dan 15 mortir 30mm,” jelasnya, Sabtu malam.
Kemudian, mortir yang tidak atif ditimbun dengan menggunkan garam dan tanah.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Evakuasi ini untuk menghindari adanya ledakan dilokasi,” katanya.
Untuk pemusnahan mortir yang masih aktif direncanakn dilaksanakan pada hari Minggu 26 April 2020 oleu Tim Jihandak Brimob Polda Jabar. (Suhanan)
















































































































Discussion about this post