KAB. CIREBON, (FC).- Dari 500 mortir yang ditemukan adab 87 jenis mortir yang masih aktif yaitu 72 mortir 90 mm dan 15 mortir 30 mm. Mortir yang masih aktif akan dimusnahkn oleh Tim Jihandak Brimob Polda Jabar pada hari ini, Minggu (26/4).
Kemudian, mortir yang tidak atif ditimbun dengan menggunkan garam dan tanah.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Evakuasi ini untuk menghindari adanya ledakan dilokasi,” kata Kapolresta Cirebon Kombes Pol M Syahduddi melalui Kapolsek Gempol Kompol Ali Mashar, Sabtu malam (25/4).
Sebelumnya, Tim Jihandak Brimob Polda Jabar bersama Polresta Cirebon telah melakukan evakuasi dan penimbunan amunisi jenis mortir yang diduga peningalan jaman Jepang di Quari D 120 area Pertambangan PT. Indocemen Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Evakuasi dan penimbunan dilakukan pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 11.00 WIB dan berakhir pukul 18.30 WIB dilokasi Quari Blok D120 milik PT. Indocement Tunggal Prakarsa, Tbk yang termasuk Desa Palimanan Barat, Kec. Gempol, Kabupaten Cirebon.
















































































































Discussion about this post