KOTA CIREBON, (FC).- Setelah empat orang yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) positif Covid-19, pihak manajemen langsung melakukan rapid test terhadap 61 pegawai, berikutnya 177 pegawai hingga keseluruhan berjumlah 300-an pegawai.
Kasubag Humas RSDGJ Arif Wibawa Rumana SKep MPH menyampaikan, semua yang dilakukan rapid test adalah yang pernah kontak langsung dengan empat orang yang positif Covid-19. Salah satunya perawat RSDGJ, sisanya adalah pasien.
Setelah diterima hasil dari Balai Laboratorium Kesehatan Jawa Barat, maka tracing langsung dilakukan. Semula ada 170 orang yang teridentifikasi melakukan kontak, tapi jumlah ini terus bertambah.
“Iya tracing dilakukan, pasien dan perawat yang positif itu sebelumnya kontak dengan siapa dan seterusnya. Sehingga jumlah yang di-rapid tes mencapai 300 orang,” jelas Arif kepada FC, Jumat (24/4).
Rapid test terhadap 300 orang ini tidak menjadikan status mereka orang dalam pemantauan (ODP). Karena ada prosedur lanjutannya yakni screening, metode yang digunakan adalah CT-Scan Thorax dan pemeriksaan laboratorium lanjutan.
















































































































Discussion about this post