Bila terlihat adanya gejala awal, seperti demam, ada kelainan pada pernafasan atau paru-parunya, maka dipersilahkan untuk karantina mandiri di rumah. Pihaknya juga menyediakan tempat untuk karantina.
Terakhir jumlah yang di screening ada 37 orang, secara keseluruhan kondisi ke 300 orang tersebut sehat. Jadi bisa melakukan pekerjaan seperti biasa, sembari menunggu antrean screening.
“Mereka masih tetap bekerja, tentunya sudah memakai APD lengkap untuk meminimalisir resiko kontak dengan pegawai lainnya. Kami sudah memberikan prosedur, bila ada yang merasa kurang sehat, agar langsung melaporkan ke atasannyaatau ke Tim Kesehatan Pegawai. Sedangkan pelayanan medis baik IGD, poliklinik rawat jalan dan lainnya sudah normal kembali,” ungkapnya. (gus)
















































































































Discussion about this post