KAB. CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi dengan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Cirebon, Eki Bachtiar akan terus bersinergis dalam upaya memajukan perekonomian. Dengan cara mendorong para generasi muda untuk berwirausaha.
Dalam kegiatan Pendidikan Latihan Cabang (Diklatcab) dan Musyawarah Cabang (Muscab) III BPC Kabupaten Cirebon yang dilaksanakan di Ballroom lantai 3 Apita Tower.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Bupati, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, Eki Bachtiar, kemudian dilakukan pertemuan virtual. Bersama Ketua HIPMI Provinsi Jawa Barat, Surya Batara Kartika.
Melalui layar proyektor dalam sebuah zoom meeting. Surya menuturkan, pelaku usaha di Cirebon sudah bagus. Hanya saja, tetap untuk dapat terus mengembangkan suatu daerah. Perlu diperkaya dengan ilmu-ilmu baru.
“Harus terus memperkaya daerah dengan bergabung dengan organisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),” ucap Surya.
Bukan hanya itu, ia menambahkan penting dan perlu sekali. Untuk sering melakukan kunjungan ke provinsi. Lalu, dengan begitu program-program yang ada kemudian dapat ditarik dan dilakukan adaptasi ke daerah.
Sementara Bupati Cirebon H Imron menyampaikan, dengan adanya diklat ini. Kemampuan atau skill masyarakat Cirebon bisa dilatih dan dikembangkan melalui gedung pelayanan terpadu.
Tidak hanya itu, ia mengungkapkan, besar harapan peran HIPMI untuk membangun perekonomian Cirebon.
“HIPMI dapat melakukan perannya di dalam Kabupaten Cirebon. Apalagi, di dalamnya ada anak-anak muda yang masih enerjik,”katanya.

Makanya, segera HIPMI dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabuapten Cirebon menyusun konsep untuk pengembangan ekonomi.
Terlebih, saat ini Cirebon baru hanya memiliki 2 BUMD. Sedangkan, untuk membangun BUMD lainnya dibutuhkan proses panjang.
“Nah ini, makanya kami minta. Karena membuat BUMD ini kan harus dengan Perda,”ujar H. Imron, pada FC.
Disebutkannya, Perda bukan hanya sekedar eksekutif. Beberapa diantaranya yang ada itu adalah BPR, BPD, dan Multiguna.
Yang sampai hari ini tidak tercium gerakan apapun. Tetap meskipun begitu, H. Imron akan menanti gerakan HIPMI untuk pembangunan Cirebon.
“Nanti saya akan menunggu HIPMI untuk mengkonsep di Kabupaten Cirebon,”ucapnya.
Terlebih dewasa ini, pemerintah memberi peluang dan kebebasan. Terhadap kabupaten dan provinsi untuk berkiprah. Baik dalam lini ekonomi maupun lainnya secara masing-masing dan terpadu.
Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Kabupaten Cirebon, Eki Bachtiar mengungkapkan, HIPMI sendiri memilimi konsen terhadap usaha.
Namum, konsep HIPMI belum dibicarakan bersama bupati. Akan tetapi, dalam hal ini Eki menegaskan bahwa BUMD dapat menghidupi masyarakat luas. Serta mensejahterakan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Yang pasti sarannya itu, BUMD bisa mensejahterakan masyarakat dengan PAD,” tegasnya.
Maka penting memiliki BUMD yang tangguh. Karena, bagi Eki Kabupaten Cirebon ini. Memiliki market pasar yang besar tetapi, belum ada penampung yang layak.
“Maka dari itu, perlu dilakukan pengkajian BUMD mana yang dapat mensejahterakan masyrakat,” pungkasnya.
Hasil Musyawarah Cabang (Muscab) III BPC Kabupaten Cirebon ketua terpilih yaitu Abdul Hadi. (Sarrah)















































































































Discussion about this post