Sekda juga memberikan petunjuk, agar BRT sebelum beroperasi penuh harus dilakukan uji coba dulu di dalam Kota Cirebon. Terutama rencana rute yang akan ditempuhnya.
“Intinya ini masih akan dikaji pemrov untuk bagaimana baiknya BRT ini bisa beroperasi. Harapan kami juga BRT ini nantinya terintegrasi dengan wilayah sekitar Cirebon. Yang akan memajukan kepariwisataan selain juga fungsi tranportasinya,” imbuhnya.
Sementara Kepala BP4D Arif Kurniawan menambahkan, terkait pengelolaan BRT, rencananya akan diserahkan pengelolaannya kepada pihak Propinsi Jawa Barat. Dengan pertimbangan wilayah pelayanan yang relatif sempit kalau hanya untuk Kota Cirebon.
“Jadi diusulkan untuk melayani regional wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, serta titik point ke Bandara BIJB Kertajati,” ungkapnya.
Sekda Jabar juga menyampaikan, perlu ada kajian terlebih dahulu, kajian singkat saja, karena harus memperhitungkan aspek sosial terutama resistensi dengan moda angkutan umum yg sudah ada. Kemudian rute bus, dan pengenaan tarifnya.












































































































Discussion about this post