MAJALENGKA, (FC).– Angka parisipasi vaksinasi Covid-19 untuk kalangan lansia di Kabupaten Majalengka masih minim, yakni baru 2,1 persen.
Angka tersebut masih jauh dari target 100 persen, atau sebanyak 120 ribu orang lansia yang akan mendapatkan vaksin Covid-19.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, Agus Susanto menjelaskan ada beberapa faktor masih minimnya angka partisipasi vaksinasi di kalangan lansia tersebut.
Diantaranya, kata dia, masih minimnya kesadaran masyarakat yang memang masih kurang terhadap pentingnya vaksinasi.
“Kendati demikian, kita tetap terus memberikan komunikasi dan edukasi. Apalagi jumlah yang akan kita garap pada minggu ini kurang lebih 15 ribu lansia akan divaksinasi,” ungkap Agus, Rabu (9/6).
Selain itu, Agus menjelaskan, masalah pendistribusian juga menjadi salah satu permasalah lain dalam program vaksinasi tersebut.
“Distribusi vaksin kita sudah siap dengan sasaran, jadwal, distribusi vaksin. Namun, dari provinsinya yang agak telat. Akan tetapi targetnya di tahun ini kita sudah selesai,” ujarnya.
Saat ini, untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Majalengka masih tetap memanfaatkan fasilitas kesehatan (Faskes) yang ada.
Diantaranya, Dua rumah sakit, 33 puskesmas dan empat Fasyankes yang ada di Kodim, Polres, Batalyon 321 dan Lanud S Sukani.
“Untuk jenis vaksin sendiri, dari awal sampai sekarang masih Sinovac,” jelasnya. (Munadi)










































































































Discussion about this post