KUNINGAN, (FC).- Upaya memperkuat wawasan kebangsaan bagi warga binaan terus dilakukan Lapas Kelas IIA Kuningan.
Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, lembaga pemasyarakatan tersebut menghadirkan Wakil Ketua Badan Sosialisasi Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Agun Gunandjar Sudrajat, Minggu (1/3), di Aula Lapas Kelas IIA Kuningan.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Kusnali, Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Kepala
Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali beserta jajaran pejabat struktural, staf, CPNS, serta 150 warga binaan.
Dalam sambutannya, Kusnali mengajak seluruh warga binaan memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan kualitas diri dan memperbanyak amal kebaikan selama menjalani masa pembinaan. Ia menekankan pentingnya pembinaan kepribadian yang sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Wakil Bupati Tuti Andriani turut memberikan motivasi agar warga binaan terus memperbaiki diri serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air.
Menurutnya, masa pembinaan harus menjadi titik balik untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Pada sesi utama, Agun Gunandjar Sudrajat memaparkan materi 4 Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara; Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman.
Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap 4 Pilar tidak cukup sebatas teori, melainkan harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, termasuk selama menjalani masa pembinaan di dalam lapas.
“Nilai-nilai kebangsaan harus menjadi fondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Di mana pun berada, semangat persatuan dan cinta tanah air harus tetap dijaga,” ujarnya.
Selain itu, Agun mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Lapas Kelas IIA Kuningan dalam mendukung program pembinaan warga binaan.
Kolaborasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk memperkuat pembinaan kepribadian dan kemandirian sehingga warga binaan lebih siap saat kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan sosialisasi 4 Pilar menjadi langkah strategis dalam memperkuat nasionalisme dan mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, agar pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Melalui sosialisasi ini, diharapkan warga binaan memiliki pemahaman lebih mendalam mengenai nilai-nilai kebangsaan sebagai bagian penting dalam proses pembinaan dan persiapan kembali ke masyarakat.(Angga)











































































































Discussion about this post