KOTA CIREBON, (FC).- Anggota DPR RI Komisi VIII Selly Andriany Gantina hadiri kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2)Program Keluarga Harapan (PKH), di Aula Kantor Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Kamis (10/8).
Usai kegiatan Selly yang juga berasal dari Dapil VIII (Kota/Kabupaten Cirebon dan Indramayu) mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan P2K2 di Kecamatan Kejaksan dan Harjamukti Kota Cirebon. Hal ini dalam rangka program pengentasan stunting.
“Kami juga menemukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang seharusnya menerima program tersebut dari Kemensos secara utuh, namun mereka menerima hanya sebagian saja dari pencairan dari komponen PKH, lalu ada BPNT yang bertahun-tahun tidak cair juga padahal mereka masih tercatat sebagai keluarga pra sejahtera,” jelas Selly.
Temuan ini akan menjadi catatannya, apakah karena adanya kesalahan pada proses padu padan. Kemudian pihaknya akan melakukan konfirmasi ke pihak-pihak terkait seperti disdukcapil, apakah juga tidak melakukan sinkronisasi data.
“Ini akan menjadi bahan evaluasi saya, dan saya meminta para pendamping untuk menyerahkan data-data PKH, apakah sudah di update atau belum,” cetusnya.
Selly menyebutkan, pihaknya tidak menemukan kasus anak stunting di wilayah Kecamatan Kejaksan dan Harjamukti. Hal ini berkat pendampingan dan kerja keras dari Tim P2K2 PKH setempat. Demikian juga terjadi sinergi yang baik dari pendamping dan KPM.
“Dan pendamping juga saya nilai sudah mampu berkoordinasi dengan instansi diluar Kemensos, seperti pemda kecamatan, kelurahan, puskesmas, posyandu setempat dan lainnya,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post