KOREA SELATAN, (FC).- Korea Selatan (Korsel) pada Rabu menyambut baik kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran.
Korsel menyatakan harapan bahwa kesepakatan itu akan membuka jalan bagi dimulainya kembali sepenuhnya transit maritim melalui Selat Hormuz, jalur penting untuk pasokan energi global.
“Pemerintah menyambut baik kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran tentang gencatan senjata, yang telah menciptakan peluang untuk melanjutkan transit melalui Selat Hormuz,” kata Kementerian Luar Negeri Seoul dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara Park Il, dikutip dari The Korean Herald pada Kamis (8/4).
“Pemerintah berharap bahwa negosiasi antara kedua pihak akan mencapai kesepakatan dan perdamaian serta stabilitas di Timur Tengah akan dipulihkan secepatnya,” tambah pernyataan itu.
Selain itu, pihaknya juga memuji upaya mediasi yang dilakukan oleh berbagai negara, termasuk Pakistan, sambil menegaskan kembali perlunya pemulihan navigasi bebas yang cepat dan aman bagi semua kapal.
Termasuk kapal-kapal yang terkait dengan Korea Selatan, dan menambahkan bahwa pihaknya akan melanjutkan konsultasi dengan negara-negara terkait untuk membantu menstabilkan situasi.
Pengumuman gencatan senjata pada hari Rabu itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menangguhkan serangan militer terhadap Iran selama dua minggu, dengan syarat Teheran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz secara “lengkap” dan “segera”.
Langkah ini menyusul konflik selama beberapa minggu, di mana Iran secara efektif memberlakukan blokade pada jalur pelayaran vital tersebut menggunakan serangan pesawat tak berawak dan rudal, yang menimbulkan kekhawatiran tentang harga minyak dan rantai pasokan global.
Terkait pembukaan kembali selat dan 26 kapal yang terkait dengan Korea Selatan yang masih terdampar di sana, kantor kepresidenan Seoul mengatakan akan mempercepat upaya untuk memastikan perjalanan aman mereka.***











































































































Discussion about this post