KUNINGAN, (FC).- Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Kuningan. Dua siswi MTsN 7 Kuningan, Nayla Shafa Salsabila dan Agustina Nabila Mecca, berhasil menembus babak semifinal Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia (KREASI) 2026 tingkat nasional.
Keduanya tampil pada subbidang Pendidikan, Psikologi, dan Kesehatan Mental (PP-ISHK) jenjang SMP/MTs dalam kompetisi yang diselenggarakan Abak Academy dan diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang tersebut telah berlangsung secara daring sejak 30 April 2026.
Dalam kompetisi itu, Nayla dan Agustina mengusung karya ilmiah berjudul “Stigma Isu Kesehatan Mental dalam Relasi Percintaan Remaja dan Dampaknya terhadap Help-Seeking Behavior Pelajar SMP di Kabupaten Kuningan.”
Penelitian tersebut mengkaji bagaimana stigma sosial terhadap isu kesehatan mental memengaruhi keberanian remaja untuk mencari bantuan ketika menghadapi persoalan psikologis.
Melalui survei dan analisis kualitatif, keduanya meneliti berbagai faktor yang memengaruhi perilaku pelajar dalam mengakses dukungan kesehatan mental.
Topik yang diangkat dinilai relevan dengan kondisi remaja saat ini, di tengah meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental namun masih adanya stigma yang membuat sebagian pelajar enggan mencari pertolongan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjadi semifinalis nasional membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan berprestasi melalui karya ilmiah yang berkualitas.
“Ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 7 Kuningan. Siswa kami mampu menunjukkan kemampuan dalam bidang riset dan inovasi hingga tingkat nasional,” ujarnya, Rabu (3/6).
Sementara itu, pembimbing tim, Ernih Chomsaputra, mengatakan proses penelitian dilakukan secara serius dan bertahap, mulai dari penyusunan proposal, pengumpulan data, hingga presentasi hasil penelitian secara daring.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras, ketekunan, dan komitmen kedua siswi dalam menjalani setiap tahapan kompetisi.
“Kami melihat kesungguhan mereka sejak awal proses penelitian. Menjadi semifinalis tingkat nasional merupakan prestasi yang sangat membanggakan,” katanya.
KREASI 2026 merupakan ajang riset nasional yang bertujuan mendorong pelajar mengembangkan kemampuan berpikir ilmiah, inovatif, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Keberhasilan Nayla dan Agustina diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi, berani melakukan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. (Angga)













































































































Discussion about this post