KOTA CIREBON, (FC).- Setelah melalui proses Musyawarah Cabang (Muscab) pada awal April lalu, akhirnya teka-teki terkait siapa yang akan menahkodai DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cirebon saat ini sudah terjawab.
Pasalnya, saat ini, Anita Tri Handayani, legislator tunggal dari PPP di Kota Cirebon sudah resmi mengantongi surat keputusan DPP PPP.
Hal tersebut dibenarkan Anita saat dikonfirmasi, pada Rabu (3/6).
Disampaikan Anita, SK DPP PPP nomor 0304/ SK/ DPP/ C/ V/ 2026 tentang Pengesahan Susunan dan Personalia Kepengurusan DPC PPP Kota Cirebon masa bakti 2026-2031 tersebut ia terima pada Senin (1/6) kemarin.
SK DPP diserahkan oleh Sekretaris DPW PPP Jawa Barat, H Agus Sholihin.
“Alhamdulillah, SK sudah kami terima, disampaikan oleh DPP, melalui DPW di Bandung kemarin mas,” ungkap Anita.
Didalam SK yang ditandatangani Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono serta Wakil Sekretaris Jenderal, Jabbar Idris di Jakarta tertanggal 23 Mei 2026 ini, termaktub lampiran susunan pengurus, dimana Anita Tri Handayani secara sah sebagai Ketua DPC, Akhmad Arifin sebagai sekretaris dan Siti Fatimah sebagai bendahara.
SK tersebut juga sekaligus menetapkan komposisi jajaran Majelis Syariah, jajaran Majelis Pertimbangan Partai serta Majelis Pakar DPC PPP Kota Cirebon.
Usai menerima SK, Anita pun memastikan bahwa tidak ada friksi di internal PPP Kota Cirebon imbas dari persoalan yang berjalan di tingkat DPP.
Termasuk dengan demisioner Ketua DPC PPP, dr Doddy Ariyanto, Anita mengatakan ia sudah menjalin komunikasi baik sehingga tidak ada yang dikecewakan atas terbitnya SK kepengurusan dari DPP PPP ini.
Anita mengajak seluruh jajaran pengurus DPC yang baru, serta seluruh struktur partai hingga para kader untuk kembali merapatkan barisan.
Setelah resmi mengantongi SK, saat ini DPC PPP dibawah komando Anita tinggal menunggu arahan untuk pelaksanaan pelantikan, yang direncanakan akan dilaksanakan secara serentak di DPW PPP Jawa Barat.
“Mari kita rapatkan barisan, bergandengan tangan, bahu membahu dan bergotong royong untuk membesarkan Partai,” jelas Anita.
Dibawah kepemimpinannya, disebutkan Anita, DPP pun memberikan instruksi, dimana kedepan PPP harus bisa mendulang suara maksimal, baik di Pileg, Pilpres maupun Pilkada.
Ia pun bertekad, untuk pada Pemilu selanjutnya bisa mengembalikan Fraksi PPP ke parlemen, seperti pada periode 2019-2024 kemarin.
“Insya Allah dengan kerja keras dan kebersamaan, kita targetkan raihan kursi minimal 3 kursi, seperti di Pemilu 2019,” sebut Anita.
Untuk mengejar dan mewujudkan target tersebut, ditambahkan Anita, konsolidasi di internal akan diperkuat, terutama dengan tokoh-tokoh senior di PPP.
“Agar target itu tercapai, kita akan perkuat silaturahmi dengan para tokoh dan senior PPP, karena sejatinya banyak tokoh-tokoh PPP yang lama, yang hatinya tetap cinta kepada Partai,” kata Anita. (Agus)













































































































Discussion about this post