KUNINGAN, (FC).- Komoditas kesemek khas Desa Gunungsirah, Kecamatan Darma, mulai menarik perhatian investor. Kondisi tersebut membuka peluang baru bagi petani untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil panen sekaligus memperluas jangkauan pemasaran komoditas unggulan daerah.
Peluang pengembangan kesemek itu menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, meninjau langsung sentra perkebunan kesemek di Desa Gunungsirah, Senin (1/6), bersama calon investor yang tengah menjajaki potensi kerja sama pengembangan komoditas tersebut.
Dalam kunjungan itu, Tuti berdialog dengan para petani sekaligus melihat langsung kondisi perkebunan yang selama ini menjadi salah satu penghasil kesemek terbesar di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, kesemek memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah karena memiliki nilai ekonomi yang menjanjikan jika dikelola secara profesional dan berkelanjutan.
“Potensi lokal akan memiliki nilai lebih apabila dikelola melalui kolaborasi yang baik serta didukung inovasi dalam pengembangan produk dan pemasaran,” ujar Tuti.
Ia menilai, investasi yang masuk tidak hanya berpotensi memperluas pasar buah segar, tetapi juga membuka peluang pengolahan pascapanen menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah tinggi.
Dengan dukungan teknologi dan akses pasar yang lebih luas, hasil panen petani diharapkan tidak lagi bergantung pada penjualan buah segar semata. Kesemek dapat diolah menjadi aneka produk yang memiliki daya saing lebih tinggi sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani, pengembangan komoditas kesemek juga dinilai berpotensi menciptakan peluang usaha baru di sektor pengolahan hasil pertanian serta memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan.
Pemerintah Kabupaten Kuningan, lanjut Tuti, akan terus mendorong sinergi antara petani, pelaku usaha, dan investor agar potensi pertanian lokal dapat berkembang secara optimal.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian sebagian besar masyarakat Kuningan. Karena itu, setiap komoditas unggulan yang memiliki peluang pasar harus mendapatkan dukungan agar mampu berkembang dan memberikan kesejahteraan yang lebih baik bagi petani.
Kehadiran investor yang mulai melirik kesemek Gunungsirah menjadi sinyal positif bagi masa depan komoditas tersebut.
Jika dikelola secara serius, kesemek tidak hanya menjadi identitas pertanian Desa Gunungsirah, tetapi juga berpeluang menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Kuningan yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi berbasis potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan petani, menciptakan lapangan usaha baru, serta memperkuat daya saing sektor pertanian daerah. (Angga)










































































































Discussion about this post