KAB.CIREBON, (FC).- Persatuan Sepakbola Gunung Jati (PSGJ) Cirebon resmi dilaunching kembali dalam sebuah seremoni yang digelar di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon, Sabtu (6/6).
Kebangkitan klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Cirebon itu disambut antusias ratusan suporter yang memadati stadion.
Peluncuran kembali PSGJ menjadi momentum awal bagi manajemen, pelatih, pemain, dan pemerintah daerah untuk mengembalikan kejayaan tim yang pernah dikenal luas di kancah sepak bola nasional.
Bupati Cirebon, H Imron, menyampaikan harapannya agar PSGJ mampu bangkit dan kembali berprestasi seperti pada masa kejayaannya dahulu.
“Kami baru saja melaunching PSGJ. Harapan kami PSGJ bisa bangkit kembali seperti dulu. Kita tahu PSGJ pernah dikenal masyarakat luas dan tampil di berbagai event tingkat nasional,” ujar Imron.
Menurutnya, dukungan masyarakat yang masih sangat besar menjadi modal penting dalam membangun kembali kekuatan PSGJ. Antusiasme para suporter yang hadir saat peluncuran dinilai menunjukkan bahwa kecintaan masyarakat terhadap PSGJ tidak pernah surut.
“Ternyata suporter PSGJ masih sangat banyak dan semangatnya luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi pemerintah, pelatih, dan para pemain untuk bekerja lebih keras agar PSGJ bisa kembali berjaya,” katanya.
Imron menegaskan, kebangkitan PSGJ harus didukung berbagai faktor, mulai dari kualitas pelatih, pemain, hingga sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya melakukan pembenahan fasilitas olahraga, termasuk Stadion Watubelah.
“Dengan segala keterbatasan anggaran, kami terus berupaya memperbaiki fasilitas yang ada. Mudah-mudahan ke depan ada dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat agar pengembangan Stadion Watubelah bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden PSGJ Cirebon, Arie Prasetiyo, menegaskan komitmennya untuk membangun kembali fondasi klub secara profesional.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendatangkan pelatih berpengalaman serta sejumlah pemain yang diharapkan mampu mengangkat performa tim.
“Kami akan terus berusaha membangun PSGJ. Hari ini kami mendatangkan pelatih dari Maluku Utara dan beberapa pemain yang kami harapkan bisa membawa PSGJ kembali melesat,” katanya.
Arie menyebut target terdekat yang ingin dicapai adalah membawa PSGJ lolos dan berkompetisi di Liga 3 Nasional.
Untuk mewujudkan target tersebut, manajemen akan memperkuat skuad dengan mengombinasikan pemain berpengalaman dan talenta lokal asal Kabupaten Cirebon.
“Kami akan memperkokoh pondasi tim dengan pemain-pemain yang sudah kami datangkan. Setelah itu, kami akan membuka seleksi bagi putra-putra terbaik Kabupaten Cirebon untuk bergabung bersama PSGJ,” jelasnya.
Ia juga memastikan pembinaan usia dini dan regenerasi pemain akan menjadi bagian penting dari program jangka panjang klub.
“Regenerasi harus terus berjalan. Kami ingin PSGJ memiliki keberlanjutan sehingga ke depan lahir pemain-pemain yang lebih baik dan mampu membawa klub semakin maju,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Pelatih PSGJ, Edwin Umbas atau yang akrab disapa Coach Edu, mengaku optimistis mampu memenuhi target yang diberikan manajemen dan pemerintah daerah untuk membawa PSGJ promosi ke Liga 3.
“Saya diberi target membawa PSGJ promosi ke Liga 3. Saya cukup percaya diri dan optimistis bisa mencapainya, apalagi setelah melihat dukungan luar biasa dari masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon,” ujar Coach Edu.
Ia mengungkapkan bahwa PSGJ masih membuka peluang untuk menambah kekuatan tim melalui perekrutan pemain baru.
Selain mendatangkan pemain dari luar daerah, pihaknya juga akan memberi kesempatan luas kepada pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan melalui seleksi terbuka.
“Saat ini kami masih membuka peluang menambah pemain. Selain pemain senior yang sudah bergabung, kami juga akan menggelar seleksi terbuka. Harapannya banyak pemain asli Cirebon yang bisa masuk dan memperkuat PSGJ,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, manajemen, serta loyalitas suporter yang tetap terjaga, PSGJ optimistis dapat kembali menjadi kekuatan sepak bola yang diperhitungkan dan mengharumkan nama Kabupaten Cirebon di tingkat nasional. (Ghofar)















































































































Discussion about this post